DPRD Sulteng Tetapan 5 Raperda Sulteng Tahun 2022

oleh -
Wakil Ketua I DPRD Sulteng H.M Arus Abdul Karim didampingi Waket III H. Muhartam Nurdin,S.Sos, M.Si bersama Pj Sekprov Dr. Rudi Dewanto saat sidang paripurna, Selasa (2/8/2022). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), akhirnya menetapkan 5 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sulteng, Selasa (2/8/2022).

Rapat paripurna tersebut, dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sulteng H.M Arus Abdul Karim didampingi Waket III H. Muhartam Nurdin,S.Sos, M.Si dan dihadiri hampir seluruh Anggota DPRD Sulteng.

Sementara itu,  Gubernur Sulteng diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. Rudi Dewanto, SE. MM.

Rapat tersebut merupakan sidang paripurna DPRD Sulteng masa persidangan ke-III Tahun ketiga dalam rangka pembahasan/penetapan 5 buah Raperda.

Raperda yang ditetapkan yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, Raperda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Raperda tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan, Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha serta Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Lima Raperda yang telah ditetapkan  tersebut, telah di godok sebelumnya oleh Pansus di DPRD Sulteng. Kelima merupakan Perda yang sangat urgen dan akan sangat bermanfaat baik langsung maupun tidak langsung pencapaian visi -misi pemerintahan Sulteng saat ini.

Dari lima Raperda tersebut, terdapat 3 diantaranya merupakan prakarsa DPRD Sulteng dan dua nya lagi usulan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng.

Sementara itu, dalam rangka penyampaian laporan realisasi semester I atas pelaksanaan APBD dan Prognosis 6 bulan berikutnya Pemprov Sulteng, gubernur menyatakan, sesuai PP Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 160 Ayat 1 dan 2  menyatakan, bahwa pemerintah daerah menyusun laporan realisasi semester pertama APBD dan Prognosis untuk 6 bulan berikutnya untuk disampaikan kepada DPRD paling lambat pada akhir Juli tahun anggaran berkenaan.

Dalam  laporan realisasi semester yang telah diserahkan, merupakan salah satu pertanggungjawaban pemerintah daerah atas kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu enam bulan dan sisanya akan dilaksanakan enam bulan kedepan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.