DPRD Sulteng Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Gubernur Tahun 2021

oleh -
Wakil Ketua III DPRD Sulteng, H. Muharram Nurdin saat memimpin rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Rabu (6/4/2022). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG/ZAINAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Rabu (6/4/2022).

Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua III DPRD Sulteng, H. Muharram Nurdin serta diikuti Anggota DPRD Sulteng baik yang hadir secara langsung maupun yang hadir secara virtual. Sementara dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng diwakili Pj Sekretaris Provinsi (Sekprov), Ir. Moh. Faizal Mang, MM.

Pj Sekprov, Ir. Moh. Faizal Mang, MM mewakili Gubernur Sulteng saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Rabu (6/4/2022). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG/ZAINAL

Dalam paripurna ini, Pj Sekprov yang mewakili gubernur menyampaikan  bahwa penyampaian LKPJ Kepala Dearah kepada DPRD Sulteng adalah amanat Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Teknis Pelaksanaannya Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019.

Dengan demikian, dalam LKPJ ini memuat berbagai hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menyangkut Pertanggungjawaban Kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama Tahun Anggaran 2021.

Dikatakan, visi pembangunan Pemerintah Provinsi Sulteng yang ingin dicapai pada akhir periode 2021-2026 adalah “Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera Dan Lebih Maju” dan untuk mencapai visi tersebut, telah  ditetapkan 9 misi yakni; Meningkatkan Kualitas Manusia Provinsi Sulawesi Tengah Melalui Reformasi Sistem Pendidikan dan Kesehatan Dasar, Mewujudkan Reformasi Birokrasi, Supermasi Hukum dan Penegakan Nilai-Nilai Kemanusiaan dan HAM, Mewujudkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Penguatan Kelembagaan, Mewujudkan Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Daerah, Menjalankan Pembangunan Masyarakat dan Wilayah yang Merata dan Berkeadilan, Menjaga Harmonisasi Manusia dan Alam Antar Sesama Manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, Melakukan Sinergitas Kerjasama Pembangunan Antar Daerah Bertetangga, Sekawan Maupun di Dalam Provinsi Sulawesi Tengah, Meningkatkan Pelayanan Publik Bidang Pendidikan dan Kesehatan Berbasis pada teknologi, Mendorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru Agar Terjadi Percepatan Desentralisasi Pelayanan dan Peningkatan Lapangan Kerja.

Dalam kesempatan ini, Pj. Sekprov menyampaikan bahwa struktur APBD Provinsi Sulteng Tahun Anggaran 2021 Target Pendapatan Sebesar Rp4.327.677.511.238 (4 Triliun 327 Miliar 677 Juta 511 Ribu 238 Rupiah) Dengan Realisasi Pendapatan Daerah  (Anggaran Setelah Perubahan) Sampai Dengan Tanggal 31 Desember Tahun 2021 Sebesar Rp4.695.936.469.416,54 (4 Triliun 695 Miliar 936 Juta 469 Ribu 416,54 Rupiah) atau 108,51%.

Sedangkan pada tahun 2021, Belanja Daerah Provinsi Sulteng direncanakan sebesar  Rp4.669.877.792.403,00 (4 Triliun 669 Milyar 877 Juta 792 Ribu 403 Rupiah) dan pada akhir Desember Tahun 2021 terealisasi sebesar Rp4.319.599.809.754,93 (4 Triliun 319 Milyar 599 Juta 809 Ribu 754,93 Rupiah) atau 92,50 Persen.

Belanja operasi tersebut, terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah, belanja bantuan sosial, target belanja operasi pada Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp3.509.149.393.125,00 (3 Triliun 509 Miliar 149 Juta 393 Ribu 125 Rupiah) terealisasi kurang dari rencana yang ditargetkan yaitu sebesar Rp3.289.856.910.184,77 (3 Triliun 289 Miliar 856 Juta 910 Ribu 184,77 Rupiah) atau 93,75 Persen.

Sebelum menutup sambutannya, gubernur menyampaikan beberapa hal yakni; Pertama, Selaku Pimpinan Daerah, gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergitas semua OPD Provinsi yang telah merealisasikan anggaran – anggaran Tahun 2021 secara akuntabel, Transparan, Efektif dan Efisien, sehingga tiap rupiah anggaran tersebut dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.

Kedua, gubernur berharap kepada Anggota DPRD yang terhormat, kiranya dapat secepat mungkin melakukan pembahasan LKPJ Tahun 2021 untuk kemudian diterbitkan rekomendasi – rekomendasi sebagai bahan pemerintah Provinsi untuk menyusun perencanaan pada tahun berjalan dan tahun berikutnya, serta menyusun anggaran pada tahun berjalan dan tahun berikutnya. Selanjutnya, untuk menyusun peraturan daerah, Peraturan Kepala Daerah dan atau kebijakan Strategis Kepala Daerah.

Ketiga, Penyampaian LKPJ Kepala Daerah Provinsi Sulteng Tahun 2021 menjadi momentum strategis untuk menciptakan sistem pengawasan check and balance, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan dan partisipatif. (Humpro/Ramadhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.