DPRD Sulteng Gelar Paripurna Komunikasi Luar Daerah; Ini Tanggapan Gubernur Sulteng

oleh -
Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura saat membacakan tanggapannya terhadap hasil koordinasi dan komunikasi luar daerah anggota DPRD Sulteng pada sidang paripurna, Senin (12/7/2021). FOTO : MAHFUL/SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar rapat paripurna hasil koordinasi luar daerah masa persidangan ke-II tahun 2021 di ruang sidang utama DPRD Sulteng, Senin (12/7/2021).

Rapat paripurna ini, dipimpin langsung ketua DPRD Sulteng, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira dan langsung Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura serta 45 anggota DPRD Sulteng baik secara langsung maupun melalui aplikasi zoom.

Empat daerah yang dikunjungi Anggota DPRD Sulteng yakni Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Barat dan DKI Jakarta yang berlangsung dari 24 – 28 Februari 2021 lalu.

Laporan hasil komunikasi luar daerah itu, dibacakan anggota DPRD Sulteng dari Partai Nasdem Ibrahim A. Hafid dan hasil reses masa persidangan II diserahkan Anggota DPRD Sulteng dari PKB Rahmawati M. Nur kepada Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura yang hadir pada rapat paripurna itu.

Di Sulbar, ada 22 poin hasil koordinasi dan komunikasi DPRD Sulteng dengan Pemerintah Provinsi Sulbar. Kemudian di Sulsel, ada tiga poin hasil koordinasi dan komunikasi dengan Pemprov Sulsel. Selanjutnya di Jawa Barat ada 15 poin hasil koordinasi dan komunikasi dengan Pemprov Jabar. Terakhir di DKI Jakarta, ada 13 poin hasil koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

Menanggapi poin – poin koordinasi luar daerah anggota DPRD Sulteng itu, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi dalam daerah maupun luar daerah yang dilaksanakan, merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan DPRD Provinsi Sulteng, khususnya dalam rangka menambah wawasan terkait penyusunan kebijakan-kebijakan dalam meningkatkan pembangunan daerah.

Menurutnya, reses merupakan sarana menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakta guna memberikan pertanggungjawaban kepada masyarakat di dapil masing-masing, sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

Gubernur pun berharap kerjasama antara eksekutif dan legislatif dapat membawa kebaikan dan kemajuan bagi pembangunan Sulteng.

“Tiada kata berhenti untuk kesejahteraan rakyat, Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju adalah tujuan akhir, ayo kita gerak cepat menuju kesana,”pungkasnya. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *