DPRD Sulteng Dukung Front Rakyat Tolak RUU Cipta Kerja

oleh -
Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Dr. Alimudin Paada saat menerima massa aksi di depan Gedung DPRD Sulteng. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) mendukung penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law atas tuntutan aksi dari Front Rakyat di kantor DPRD Sulteng, Selasa (14/07/2020).

Salah satu massa aksi Front Rakyat yang juga Direkturektur Eksekutif Jatam, Taufik mengatakan, berdasarkan hasil kajian Front Rakyat didapat berbagai macam persoalan yang akan mengeksplorasi kelas pekerja.

Misalnya kata dia, pasal 59 dalam UU ketenagakerjaan akan di hapus dalam RUU Cipta Kerja. Artinya tidak ada batasan bagi pekerja kontrak dalam suatu perusahaan, perusahaan dapat seenaknya memperkejakan kelas buruh tanpa ada jaminan.

“Dibentuknya undang-undang cipta lapangan kerja, jelas mempermudah proses investasi di Indonesia,” pungkasnya.

Dikatakan, salah satu praktek buruk yang di lakukan negara yakni membuat produk hukum yang tidak lahir dari penderitaan rakyat.

Menurutnya, dalam produk Omnibus Law yang akan disahkan 15 Juli 2020 mendatang, tidak hanya berdampak buruk terhadap lingkungan tapi juga merampas hak-hak buruh.

Olehnya, dia meminta sikap dari DPRD Sulteng terkait dengan RUU Cipta Kerja, apakah menerima atau menolak.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Alimuddin Paada menyebutkan, Komisi IV yang membidangi terkait ketenagakerjaan, mendukung dan akan mengajukan tuntutan dari Front Rakyat terkait penolakan RUU Cipta Lapangan Kerja.

“Saya kira kami mendukung dan kami akan teruskan tuntutan dari teman-teman Front Rakyat,”ujarnya.

Senada dengan itu, anggota Komisi IV DPRD Sulteng, Ibrahim A Hafid mengajak Front Rakyat untuk dapat duduk bersama membahas mengenai RUU Cipta Lapangan Kerja untuk bisa mengeluarkan sebuah konsepsi yang dapa diajukan kepada DPR RI.

“Penting untuk kita bisa duduk sama-sama untuk dapat mengeluarkan sebuah konsepsi dan konsistensi yang bisa di ajukan ke DPR RI,”terangnya.

“Saya berharap secepatnya kita bisa bertemu, kebetulan ada pimpinan kami di Komisi IV yang hadir sama-sama pada hari ini, kiranya bisa mengandekan rapat bersama, bukan hanya komisi IV tapi juga lintas komisi,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *