DPRD Palu Minta Pemkot Segera Selesaikan Masalah Pascabencana

oleh -
Suasana rapat paripurna penutupan masa persidangan Caturwulan II Tahun sidang 2021 dan pembukaan masa sidang Caturwulan III Tahun sidang 2021, di ruang rapat utama DPRD Kota Palu, Rabu (29/09/2021). FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu singung Pemerintah Kota Palu agar segera menyelesaikan masalah pasca bencana. Hal itu disampaikan pimpinan sidang rapat paripurna, Erman Lakuana, pada penutupan masa persidangan Caturwulan II Tahun sidang 2021 dan pembukaan masa sidang Caturwulan III Tahun sidang 2021, di ruang rapat utama DPRD Kota Palu, Rabu (29/09/2021).

Wakil Ketua I DPRD Kota Palu itu menyebut, rapat paripurna terlaksana dalam momen yang sangat istimewa, dikategorikan sangat istimewa, kata dia, karena bertepatan dengan peringatan momen hari ulang tahun Kota Palu yang ke 43 tahun pada 27 September 2021. Tentunya umur yang sudah memasuki kategori matang Dalam usia manusia segala capaian prestasi dan kekurangan telah dirasakan secara bersama-sama.

“Kita patut bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala Tuhan Yang maha esa bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda kota Palu tepat 3 tahun yang lalu menyadarkan kita semua bahwa kota Palu merupakan supermarket bencana yang musti kita waspadai bersama. Hikmah yang terkandung di dalamnya bahwa pembangunan yang sedang kita masifkan di masa kini pasca bencana alam sangat memperhatikan dan mempertimbangkan aspek tata ruang yang tanggap darurat,”sebutnya.

Politisi Partai Golkar itu juga mengatakan, zona rawan bencana yang telah diatur dalam peraturan daerah Kota Palu nomor 2 tahun 2021 tentang rencana tata ruang wilayah tahun 2021 sampai 2041 mesti menjadi instrumen perencanaan yang patut dipatuhi bersama. Sebab, semua elemen masyarakat tidak menginginkan apabila bencana alam datang kembali tidak dalam kesiapsiagaan untuk menghadapinya, seperti kejadian pada tanggal 28 September 2018 silam.

“DPRD Kota Palu sangat berharap kepada pemerintah Kota Palu agar penyelesaian masalah pascabencana segera diselesaikan dalam tempo yang tidak cukup lama, dewan merasakan suasana kebatinan dengan merasakan beratnya pekerjaan dari pemerintah daerah Kota Palu yang dipimpin oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu,”ucapnya.

Selain itu, menurut Erman, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu ingin menyukseskan 53 program sebagai amanat dari pelaksanaan visi misi yang telah masuk dalam lampiran peraturan daerah Kota Palu nomor 4 tahun 2021 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2021 sampai 2026. Namun, di sisi lain pula ingin menuntaskan persoalan pemerintah sebelumnya dalam hal percepatan pembangunan hunian tetap, pemberian dana stimulan hingga masalah-masalah sosial kultural.

“Sehingga kedepannya, dewan berharap sebagai salah satu unsur penyelenggara Pemerintah Daerah atau berkedudukan sebagai mitra yang strategis dan sejajar, persoalan-persoalan strategis dan berdampak pada masyarakat melibatkan sepenuhnya pihak parlemen,”tandasnya.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.