DPRD Kota Palu Gelar Paripurna Usul Pemberhentian Moh. Ikhsan Kalbi Sebagai Ketua DPRD Palu

oleh -
Suasana rapat paripurna usul pemberhentian almarhum Moh. Ikhsan Kalbi sebagai Ketua DPRD Kota Palu, karena meninggal dunia yang dipimpin Plt Ketua DPRD Palu Erman Lakuana. FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, menggelar rapat paripurna usul pemberhentian Ketua DPRD Palu sisa masa jabatan tahun 2019 – 2024 pada Rabu (16/3/2022).

Rapat paripurna ini dipimpin Plt Ketua DPRD Kota Palu, Erman Lakuana dan dihadiri 25 Anggota DPRD Palu, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palu, Ketua KPU Palu, Anggota Bawaslu Kota Palu, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran Pemerintah Kota Palu.

“Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Palu, yang membahas perubahan ketiga jadwal masa persidangan caturwulan dua tahun sidang 2022 pada tanggal 15 maret 2022, maka agenda pada hari ini akan mendengarkan laporan pimpinan DPRD lainnya, terkait usul pemberhentian Ketua DPRD Palu sisa masa jabatan tahun 2019-2024,” ujar pimpinan sidang, Erman Lakuana.

Dalam kesempatan itu, Erman Lakuana menyebutkan usul penghentian Ketua DPRD Palu almarhum Moh. Ikhsan Kalbi, karena telah wafat pada tanggal 18 februari 2022 pada pukul 18.25 Wita di Rumah Sakit Umum Anutapura, karena mengalami keluhan sakit pada jantung.

“Kita semua tentunya merasa sangat kehilangan oleh sosok pimpinan yang mempunyai figur yang merakyat, santun, amanah dan mempunyai rasa kepedulian besar terhadap kemajuan daerah Kota Palu yang kita cintai bersama ini,”ujarnya.

Pimpinan rapat beserta segenap anggota DPRD Kota Palu, sangat memetik hikmah dibalik peristiwa yang teramat dahsyat ini bahwasanya almarhum banyak meninggalkan kesan yang teramat dalam yang sulit di lupakan.

Keseharian almarhum yang rendah hati, membaur dalam pergaulan dengan pimpinan dan anggota DPRD Kota Palu, pejabat dan staf sekretariat DPRD Kota Palu, maupun interaksi dengan pejabat diorganisasi perangkat daerah dengan segala sisi positif, mampu memberikan warna tersendiri dalam perjalanan anggota DPRD Palu masa jabatan tahun 2019-2024.

Sesuai ketentuan dalam pasal 37 ayat (1) dan ayat (2) peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib dewan perwakilan rakyat daerah provinsi, kabupaten, dan kota; serta pasal 72 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan DPRD Kota Palu Nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD Kota Palu sebagaimana telah diubah dengan Peraturan DPRD Kota Palu Nomor 1 tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan DPRD Kota Palu Nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD Kota Palu disebutkan pada ayat 1 disebutkan; Pimpinan DPRD lainnya melaporkan usul pemberhentian pimpinan DPRD dalam rapat paripurna.

Sementara pada ayat 2 disebutkan; pemberhentian pimpinan DPRD ditetapkan dalam rapat paripurna.

Disamping itu, jabatan ketua DPRD Kota Palu merupakan jabatan alat kelengkapan yang merupakan sarana jabatan dari anggota DPRD yang dipilih melalui mekanisme pemilihan umum legislatif.

Sebelum rapat paripurna ini diselenggarakan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kota Palu telah menyampaikan kepada pimpinan DPRD Kota Palu surat nomor : sh/03-002/dpc-gerindra/2022 tanggal 07 maret 2022 perihal : pengusulan pemberhentian antarwaktu anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Palu yang pada prinsipnya mengusulkan pemberhentian antarwaktu atas nama almarhum Moh. Ikhsan Kalbi.

Surat itu selanjutnya diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Palu.

Sehubungan dengan ketentuan normatif tersebut di atas, maka selaku pimpinan rapat ex officio pimpinan DPRD lainnya yang tersisa dengan ini secara resmi melaporkan usul pemberhentian almarhum Mohamad Ikhsan Kalbi selaku ketua DPRD Kota Palu sisa masa jabatan 2019-2024 dari jabatannya, karena alasan meninggal dunia.

“Dengan ini meminta persetujuan kepada paripurna sekalian kiranya usul pemberhentian almarhum Bapak Mohamad Ikhsan Kalbi selaku Ketua DPRD Kota Palu dapat diteruskan kepada Gubernur Sulawesi Tengah melalui saudara Wali Kota Palu dengan tenggang waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Erman Lakuana dan disambut teriakan setuju dari peserta rapat paripurna.

Dengan disetujuinya pemberhentian almarhum Ikhsan Kalbi sebagi ketua DPRD Kota Palu, maka pimpinan DPRD Kota Palu akan segera memproses segala administrasi dan disampaikan ke Wali Kota untuk selanjutnya diteruskan ke Gubernur Sulawesi Tengah. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.