DPR RI Komisi II Dorong Undang-undang Sulawesi Tengah

oleh -
Anggota DPR RI, Anwar Hafid saat reses di Cafe Kapeo, Kota Palu. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi II mendorong undang-undang Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kita juga sekarang sedang menyusun Undang-undang Sulawesi Tengah, karena Undang-undang Sulawesi Tengah ini masih pakai Undang-undang Republik Indonesia Serikat (RIS) Tahun 1964,”ucap Anggota DPR RI, Anwar Hafid saat reses di Cafe Kapeo, Kota Palu, Selasa (27/04/2021).

Menurut Anwar, Sulteng sampai saat ini tidak memakai Undang-undang RI, tapi kata dia, masih menggunakan Undang-undang RIS. Sehingga, DPR RI Komisi II menginisiasikan Undang-Undang daerah di 4 provinsi.

“Salah satu contohnya, kita itu Ulang Tahunnya satu hari setelah Kendari, karena dari rahim yang sama dan Undang-undang yang sama,”ungkapnya.

Bahkan, Anwar menerangkan, banyak kelemahan apda Undang-undang RIS. Karena, Anwar menyebut, Undang-undang RIS belum dapat meningkatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) di Sulteng. Oleh karena itu, Sulteng kesulitan dalam pengambilan kewenangan daerah di wilayah tertentu.

Kemudian, Anwar menjelaskan, luas wilayah Sulteng dalam Undang-undang RIS belum ada. Saat ini, pihaknya sedang merancang terkait hali itu, baru-baru ini, kata dia, DPR RI Komisi II telah duduk bersama Gubernur Sulteng, Drs.Longki Djanggola membicarakan mengenai Undang-undang Sulawesi Tengah.

“Mudah-mudahan selesai lebaran ini kita pacu dan secepatnya undang-undang Sulawesi Tengah ini bisa menjadi Undang-undang baru,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *