DPD Pospera Sulteng Laporkan Stafsus BUMN RI Ke Polda

oleh -
Ketua DPD Pospera, Aim Ngadi saat ditemui sultengnews di Polda Sulteng. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Tengah (Sulteng), datangi Kepolisian Daerah Sulteng untuk melaporkan Staf Khusus (Stafsus) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia (RI), Arya Sinulingga.

Pelaporan itu langsung diwakili Ketua DPD Pospera Sulteng, Aim Ngadi, S.Kom yang jug didampingi DPC Pospera Parigi Moutong di Mapolda Sulteng, Senin (16/11/2020).

“Ini merupakan pelaporan tindak pidana ke Polda Sulteng yang diterima langsung Kasubdit Polda Sulteng yang nanti akan diteruskan ke Direktur Cyber Crime Polda Sulteng,”ujar Aim Ngadi.

Aim menerangkan, DPD Pospera Sulteng melaporkan Arya Sinulingga terhadap pernyataannya di salah satu Watshapp Group yang menyebutkan banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama 5 tahun pada rugi semua dan bikin pusing.

Atas pernyataan Arya Sinulingga itu, Aim mengatakan, pihaknya membantah hal tersebut, karena dalam laporan keuangan BUMN RI yang di duduki komisaris sebanyak 7 orang, bahwa BUMN RI tidak merugi, malahan untung.

“Terkait pernyataan itu, setalah diketahui pengurus Pospera tingakat nasional, bahwa Arya Sinulingga telah menyingung nama organisasi Pospera dengan kalimat penyebaran fitnah dan hoax,”tegasnya.

“Padahal, DPP Pospera sudah meminta dalam waktu 3 x 24 jam untuk menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada DPP Pospera. Namun, sampai dengan waktu yang ditentukan Arya Sinulingga belum juga memberikan klarifikasi serta permintaan maaf,”tambahnya.

Aim mengungkapkan, Pospera melakukan pelaporan secara serentak di 27 provinsi termasuk di DKI Jakarta, bersamaan dengan itu juga DPD Pospera Sulteng melaporkan dugaan pelanggaran di Polda Sulteng.

“Tidak ada kata lain, selain lawan,”pungkasnya.

Senanda dengan itu, Ketua Pembina DPD Pospera Sulteng, Edison Tentenabi menyatakan, organisasi Pospera dalam BUMN RI hanya ditempatkan di anak perusahaan.

“Pernyataan dari Arya Sinulingga kami tidak terima, karena kami tidak terlibat yang dikatakan BUMN mengalami kerugian,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *