Dorong Perubahan dan Kesejahteraan, Rusdy-Ma’mun Dapat Dukungan Masyarakat Banggai Etnis Gorontalo

oleh -
Calon Wakil Gubernur Sulteng, Ma'mun Amir saat berbincangan dengan masyarakat Banggai etnis Gorontalo. FOTO : IST

BANGGAI, SULTENGNEWS.COM – Dukungan kembali hadir untuk Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir, Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2. Kali mereka dapat dukungan dan restu masyarakat Banggai Etnis Gorontalo di Kecamatan Bualemo.

Dukungan ini di sampaikan kepada Ma’mun Amir yang hadir bersilaturahmi ke desa-desa yang mayoritas penduduknya berasal dari Gorontalo dan bekerja sebagai petani yang sudah ada lama di kecamatan Bualemo.

“Alhamdulillah setelah 15 tahun mungkin, saya rindu dengan masyarakat didesa ini, walaupun sering melintas. Baru hari ini saya bisa bertatap muka dengan Bapak/Ibu untuk silaturahmi. Sebagai saudara saya ingin doa, restu dan dukungannya untuk bertarung di Sulawesi Tengah,” tutur Ma’mun saat akan membuka dialog di Desa Bualemo

Menurutnya Sulawesi Tengah memang sudah banyak dihuni masyarakat yang plural tidak hanya suku asli Banggai, Balantak, dan Saluan. Tapi sudah banyak suku Bali, Jawa, Gorontalo, dan lain sebagainya. Untuk itu Ma’mun Amir menyebut masyarakat di desa Bualemo adalah Masyarakat Banggai etnis Gorontalo.

“Jadi kalau etnis memang tidak bisa dilepas itu tetap melekat pada diri seseorang dari mana dia berasal, namun rasa kepedulian untuk sama-sama memiliki ini yang harus ada pada setiap orang dimana pun dia berada. Sehingga kita bisa bangun sama-sama daerah ini,” jelas Ma’mun

Dalam pembukaan dialognya Ma’mun Amir sampaikan bahwa walaupun mereka berasal dari Gorontalo menurutnya mereka adalah masyarakat Banggai etnis Gorontalo. Sehingga sama-sama memiliki rasa kepedulian untuk membangun Kabupaten Banggai khususnya dan Sulawesi Tengah pada umumnya.

“Sebagai masyarakat tani yang menjadi persoalan kami disini adalah persoalan pupuk pak, sepertinya dulu ketika bapak menjabat sebagai pimpinan daerah rasa-rasanya tidak selangka seperti sekarang ini,” tutur Sarwani

Menurut para petani pupuk mengalami kelangkaan, sehingga mereka tidak bisa maksimal dalam memberikan pupuk. Karena yang mereka dapat tidak sebanding dengan luas lahan yang mereka punya. Sehingga mereka pun berharap dan percaya Ma’mun Amir bersama Rusdy Mastura dapat menang, membawa perubahan, dan menyelesaikan persoalan pupuk.

“Insyallah pak, pengalaman saya dulu saya akan coba terapkan kalau soal pupuk ini yang harus ditingkatkan adalah pengawasannya. Jangan sampai pupuk subsidi ini digunakan oleh orang yang bukan haknya. Biasanya seperti itu, jadi dulu saya kontrol terus distribusinya,” tutup Ma’mun. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *