Distribusi APD Medis, Wali Kota Palu: Terimakasih PKBI JMK – Oxfam

oleh -
Walikota Palu, Drs. Hidayat, M.Si saat menerima secara simbolis Alat Pelindung Diri (APD) dari JMK Oxfam di ruang kerjanya. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wali Kota Palu, Muh. Hidayat mengapresiasi program yang dilaksanakan lembaga Jejaring Mitra Kemanusiaan (JMK)-PKBI Oxfam dalam respon tanggap covid-19 di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan Hidayat dalam kegiatan pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) yang dilaksanakan Jejaring Mitra Kemanusiaan-PKBI Oxfam kepada pemerintah kota Palu di kantor Wali Kota Palu, Kamis (3/9/2020).

Hidayat mengatakan, dalam merespon kasus pandemi covid-19, pemerintah masih sangat membutuhkan bantuan seluruh pihak. Bantuan APD yang disalurkan Jejaring Mitra Kemanusiaan-PKBI Oxfam menjadi hal yang sangat baik untuk membekali para relawan medis dalam melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk kota Palu serta kepada para relawan medis yang bekerja di rumah sakit rujukan covid-19.

Adapun jumlah APD yang disalurkan JMK-Oxfam dalam respon covid Sulawesi Tengah adalah, 47 buah pakaian medis, 20.500 buah masker, 109 buah termometer, 1.590 buah face shield, dan 416 masker medis.

“Kita bersyukur JMK-Oxfam bisa membantu kami dalam meringankan beban pemerintah kota palu. Terimakasih JMK-Oxfam terus membantu pemerintah mulai dari respon bencana alam hingga covid-19,” tuturnya.

Humanitarian Operation Lead Oxfam di Indonesia, Dino Argianto mengatakan, Oxfam di Indonesia dalam kontribusi membantu pemerintah menangani covid-19 yakni dengan menyusun strategi program yang tepat sasaran dalam memutus rantai penyebaran covid-19, juga membangun sinergitas dan kolaborasi bersama lembaga yang menjadi mitra lokal dan pemerintah setempat dalam menjalankan program respon covid-19.

“Di Sulawesi Tengah, kami bersama JMK-PKBI menyediakan alat pelindung diri kepada staf, lembaga mitra lokal dan juga bagi mitra stakeholders lain dengan sasaran utama yakni rumah sakit rujukan covid 19 di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Lebih jauh, Dino Argianto menjelaskan, dalam respon pandemi covid-19, JMK-Oxfam turut menyasar pada sektor sosial ekonomi masyarakat khususnya pada masyarakat kelompok rentan di 33 wilayah dampingan JMK-Oxfam di lingkup Palu, Sigi, Donggala.

“Salah satu strategi Oxfam untuk membantu masyarakat yang terdampak dengan menyediakan bantuan sosial berupa pemberian sembako melalui sistem voucher kepada 4.950 kelompok rentan di wilayah Palu, Sigi dan Donggala,” jelasnya.

Sementara, Lead Recovery JMK Oxfam untuk program pemulihan bencana Sulawesi Tengah, Yospina Liku La’Bi mengatakan, sejak virus corona mewabah, JMK-Oxfam telah melakukan rangkaian program di antaranya pendistribusian APD, pendistribusian tandon pencuci tangan, dan penyemprotan disinfektan di 33 desa dampingan JMK-Oxfam.

“Pendistribusian APD baru saja kami laksanakan bersama pemerintah kota Palu yang nantinya akan disalurkan ke tempat-tempat publik. Dan untuk tandon pencuci tangan, kami distribusikan ke 33 desa dampingan kami dalam wilayah Palu, Sigi, Donggala, juga penyemprotan disinfektan rutin kami lakukan,” jelas Yospina.

Selain itu, kampanye pencegahan penyebaran covid-19 juga dilaksanakan JMK-Oxfam melalui media-media kampanye seperti buku saku, sosial media, maupun media massa.

“Pendistribusian buku saku covid-19 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa daerah Kaili dengan tujuan menjaga lokalitas budaya di Sulawesi Tengah, penyebaran KIE protokol covid 19 di 33 wilayah dampingan, juga kampanye melalui media sosial dan radio turut dilaksanakan,” jelas Yospina. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *