Dispora Sulteng Akui Perpanjang Kontrak Pembangunan Kolam Renang

oleh -

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Sulteng, mengakui telah memperpanjang kontrak pengerjaan proyek kolam renang di eks lokasi STQ hingga 50 hari kedepan.

“Kita harapkan dapat memenuhi target karena bangunan ini dibutuhkan masyarakat,” kata Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Kepemudaan, Lesly Nelwan S.Sos, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (06/02/2019).

Ia mengungkapkan, di Sulawesi Tengah belum ada kolam renang yang memiliki desain seperti kolam renang yang sedang dibangun oleh PT Mandava Putra Utama.

“Di wilayah Sulawesi Tengah belum ada kolam renang yang modelnya seperti itu, karena kalau hanya kolam renang seperti yang biasa, gampang dibuat, hanya saja ini ada tribunnya dan sekarang proses membuat atap,” ungkapnya.

Lesly mengakui saat ini pembangunan kolam renang yang dilakukan PT Mandava Putra Utama telah melewati kesepakatan, sehingga pekerjaan masih dikerjakan dengan penetapan denda.

“Pembangunan kolam ini sudah masuk tahap pemberian kesempatan dikenakan denda,” ujarnya.

Lesly menyebutkan, progres pembangunan kolam renang telah mencapai 60 persen, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan kesempatan adanya kesiapan dari PT Mandava Putra Utama.

“Pak Kadis memberikan kesempatan ini 50 hari terhitung dari tanggal 17 Januari 2020, kita harapkan diwaktu 50 hari itu bisa slesai, perpanjang itu berdasarkan aturan yang berlaku,” ucapn Lesly.

Denda yang dikenakan 1 persen dari sisa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan. Dia mengatakan, penghitungan jumlah rupiah denda dari seorang ahli keuangan.

“Dendanya 1 persen setiap hari, nanti orang ahli yang menghitung karena kita hanya menyiapkan anggaran,” kata Lesly.

Lesly menambahkan, saat ini pihak perusahaan yang mengerjakan kolam renang tidak dibayar, maka PT Mandava Putra Utama melakukan pekerjaan dengan pembiayaan dari PT Mandava Putra Utama itu sendiri.

“Selesai dan tidak selesainya pembangunan, tetap dibayar karena kita berhutang kepada mereka. Maksudnya, uang sekarang ini belum ada, karena menyeberang tahun,” tambahnya.

“Anggaran 2019 tidak bisa selesaikan jadi kita hentikan penganggarannya. Selanjutnya, anggaran yang akan dibayarkan kepada perusahaan yaitu anggaran pada tahun perubahan nanti di bulan Oktober 2020,” lanjut Lesly.

Lesly menjelaskan, kucuran anggaran yang telah diberikan kepada PT Mandava Putra Utama mencapai Rp9 miliar dengan anggaran pembangunan kolam senilai Rp.19 miliar.

“Anggaran yang sudah dipakai perusahaan baru Rp9 miliar, sehingga uang mereka di kita ini ada 10 miliar,” jelasnya.

“Kita tiap hari melakukan pengawasan disana,” tutup Lesly. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *