Disperindag Belum Terima Pengelolaan Aset, Fasilitas Pasar Bambaru Masih Bermasalah

oleh -
Bangunan pasar Bambaru tanpak dari samping yang masih dikelilingi pagar seng proyek. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dinas Perindustrian dan Pedagangan Kota Palu selaku penanggung jawab dalam pengelolaan pasar Bambaru, belum bisa menerima asset pengelolaan pasar Bambaru untuk dikelolah oleh pedagang karena beberapa item fasilitas masih banyak yang bermasalah.

Kondisi tanpak dalam pasar Bambaru atau biasa dikenal oleh masyarakat sebagai pasar Tua.
FOTO : IST

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu Ajenkris, membenarkan, belum berani menerima asset pengelolaan pasar Bambaru atau pasar Tua yang sudah selesai diselesaikan oleh rekanan kerja dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Palu, karena mengingat masih ada sebagian dari fasilitas yang rusak atau bermasalah.

Sementara Ajenkris menyebut, awal bulan Januari tahun baru 2022 mendatang, pengelolaan pasar Bambaru sudah mulai digunakan oleh pedagang untuk berjualan setelah diresmikan oleh Wali Kota Palu.

“Kita belum bisa serah terima seluruhnya terkait dengan fasilitas jika semuanya belum tuntas,” ungkap Ajenkris kepada SultengNews.com, Kamis (30/12/2021).

“Bagian rolling door dalam pasar masih ada yang belum di pasang. Masih ada sebagian kurang lebih 20 kunci los jualan  pedagang lantai satu yang rusak,” sebutnya.

Katanya menambahkan, dirinya meminta kepada rekanan kerja dari Dinas PU Kota Palu selaku penanggung jawab dalam proyek tahap satu pekerjaan fisik bangunan gedung beserta fasilitas yang rusak untuk segera diperbaiki secepatnya.

Hal ini mengingat, pedagang pasar Bambaru yang sudah lama tidak berjualan atau sekitar 2 tahun lamanya disebabkan oleh adanya proyek revitalisasi pasar Bambaru atau pasar Tua di sekitar jalan Teuku Umar kelurahan Baru, kota Palu.

“Kasihan pedagang sudah dua tahun mereka tidak berjualan karena ada proyek. Untuk itu, dimohon kepada kontraktor awal untuk segera selesaikan perbaikan yang belum di pasang termasuk dengan mengganti kunci los yang rusak. Karena masih masuk masa pemeliharaannya,” kata Ajenkris.

“Kontraktor awal sudah janji dalam satu dua hari ini kunci yang rusak sudah bisa diganti kembali,” tambahnya.

Terpisah, Pelaksana Proyek (Kontraktor) awal proyek revitalisasi pasar Bambaru Jonny Igred, saat ditemui dilokasi dalam pasar Bambaru, dengan mudahnya menyebut kalau pekerja sedang menyelesaikan perbaikan fasilitas yang belum di selesaikan.

“Sudah ada pekerjanya ini, dalam waktu satu dua hari selesai sudah pekerjaan,” singkat Jonni Igred.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.