Disdikbud Kota Palu Kampanyekan Kamis Berbudaya, Jumat Berimtak

oleh -



Para siswa dan siswi saat mengikuti program Jumat berimtak dengan mengaji di halaman sekolah. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu mengkampanyekan hari Kamis berbudaya dan Jumat berimtak di semua tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibawah naungan Disdikbud Kota Palu.

Kepala Disdikbud Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi mengatakan, kampanye Kami Berbudaya dan Jumat Berimtak bertujuan agar dapat menciptakan rasa berbudaya di Kota Palu khususnya dilingkungan sekolah dulu, mencerdaskan, serta meningkatkan rasa persaudaraan yang dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Terima kasih kepada para sahabat kepala sekolah yang telah melakukan kegiatan di sekolah masing – masing, “ kata Ansyar Sutiadi melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/8/2019).

Sesuai surat edaran nomor 420/2771/dikbud/2019 menyebutkan, pada poin pertama seluruh peserta didik di sekolah masing-masing untuk mengenakan tutup kepala asal suku/daerah masing-masing seperti Siga/Sampolu bagi peserta didik asal suku kaili, udeng untuk suku bali, blankon bagi suku jawa, songko recca bagi suku bugis, dan suku suku lainnya setiap hari kamis.

Poin ketiga juga disebutkan menghentikan sejenak kegiatan belajar mengajar setiap pukul 12.00 Wita, untuk melaksanakan salat zuhur berjamaah dan untuk agam lain agar menyesuaikan sesuai ibadah masing-masing.

Menurut Ansyar Sutiadi, surat edaran tersebut menjadi acuan menerapkan konsep kamis berbudaya, jumat berimtak dan tiada hari tanpa literasi.

“Dengan konsep kami berbudaya dan jumat berimtaq, siswa dan siswi kita bisa menjadi generasi milenial yang cerdas berbudaya dan memiliki iman dan takwa,” tutupnya. NAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *