Dinkes Sulteng Bersama Persatuan Dokter dan Perawat Luncurkan Aplikasi Tes Corona Gratis

oleh -
Kadis Kesehatan Sulteng, dr. Reny Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes, saat mengarahkan tim medis Covid-19 di RS Undata. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah (Sulteng)  bekerjasama dengan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Persatuan Dokter Ahli (PDA), Palang Merah Indonesia (PMI) dan perawat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) beserta semua tenaga kesehatan di Sulteng mencoba membuat sebuah sistem atau aplikasi untuk memberikan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Sulteng.

Aplikasi itu bertujuan agar warga bisa mengecek kondisi tubuhnya, sepulang dari daerah yang terindikasi virus corona atau Covid-19.

“Apabila warga tersebut, pernah datang dari luar Sulteng lalu merasa demam, ada batuk, dia bisa mengisi di aplikasi iya atau tidak. Nanti akan terlihat hasil dari sistem itu dan akan tertulis anda perlu kerumah sakit atau sarana kesehatan terdekat untuk memeriksa diri,” jelas Kadis Kesehatan Sulteng, dr. Reny Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes saat wawancara dengan sejumlah wartawan di RS Undata, Senin (23/03/2020).

Dia menjelaskan, jika hasilnya tidak perlu warga itu ke rumah sakit, maka dianjurkan untuk tinggal selama 14 hari di rumah. Itu semua dilaksanakan agar supaya masyarakat tidak banyak berbondong-bondong ke rumah sakit atau puskesmas yang juga bisa menyebabkan tertular akibat berkumpul.

“Dengan begitu, warga atau masyarakat bisa melakukan asessment diri sendiri dengan aplikasi yang berikan,” jelas dia.

Menurut dia, aplikasi yang dibuat itu atas perintah gubernur untuk membuat aplikasi cek corona gratis, sehingga masyarakat juga teredukasi dengan aplikasi tersebut.

“Aplikasi cek corona gratis, itu produk baru kami yang bekerjasama dengan seluruh tenaga kesehatan yang ada di Sulteng,” tuturnya.

Aplikasi Cek Corona Gratis kata dr.Reny A.Lamadjido masih dalam proses penyempurnaan, mungkin ada masukan dari organisasi kesehatan yang lain itu akan kita tambah sebagai penyempurnaan.

“Nanti sistem atau aplikasi itu kita akan kirim lewat WA, dari WA akan share kepada masyarakat, pada intinya Cek Corona Gratis itu tidak di bayar,”punkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *