Dinkes Parimo Akan Turun Ke Sekolah SD dan SMP Untuk Vaksinasi

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan Parimo, Ellen Ludya Nelwan. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berencana akan turun ke Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melakukan vaksinmasi. Hal itu dilakukan sebagai upaya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Parimo, Ellen Ludya Nelwan mengatakan, pihaknya akan meminta data kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo untuk data tenaga pengajar dan siswa-siswi. Sebelumnya, kata Ellen, vaksinasi kepada tenaga pengajar sudah dilakukan di Puskesmas masing-masing.

“Kalau upaya yang dilakukan untuk tatap muka atau PTM itu nanti kita akan mintakan data dari Dikjar, tapi selama ini kami sudah berupaya setiap Puskesmas itu sudah siap mengambil data dan sudah ada dan sekarang itu Puskemas sudah vaksinasi semua tenaga guru dan anak-anak remaja di Puskesmas masing-masing,”ujar Ellen saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (15/09/2021).

“Seperti kemarin tanggal 6 dan 7 September kita (vaksinasi) di pondok pesantren di Lambunu di Kota Nagaya dan Tinombala di dua kecamatan itu yang kita vaksinasi, itu anak-anak santri dengan di rumah-rumah ibadah. Alhamdulilah banyak yang kami dapat itu ada 2000 lebih itu untuk vaksin merdeka,”sambungnya.

Ellen menyebut, setelah Dinkes Parimo mendapatlam data tenaga pengajar dan para murid, maka akan dilakukan vaksinasi di sekolah-sekolah yang membuka PTM. Selain itu, Ellen juga mengungkapkan pihaknya akan meminta data kecamatan yang memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi untuk wajib melaksanakan PTM.

“Kami minta data guru-guru dan murid nanti upaya ini kami ke sekolah dan sudah ada beberapa sekolah kami turun kami vaksinasi, kemudian kami juga akan berupaya minta data mana kecamatan-kecamatan yang vaksinasi sudah meningkat itu yang akan sudah wajib PTM,”jelasnya.

Ellen menerangkan, untuk PTM tidak semua dilakukan. PTM dilakukan bagi kecamatan yang telah memenuhi 3 T atau Testing,Tracing dan Treatment.

“Jadi ini tidak semua sekolah-sekolah serentak di buka, tapi dilihat mana kecamatan dari 3 T itu, Testing,Tracing dan Treatment dan yang sudah meningkat, sekarang kan isoman di bulan kemarin tinggi sekarang itu sudah turun sekitar 200,”terangnya.

Ellen kembali mentampaikan, Dinkes Parimo akan turun ke sekolah-sekolah. Apabila, data dari Disdikbud telah ada, maka target vaksninasi dilakukan pada September hingga Oktober mendatang.

“Untuk tatap muka itu nanti kami akan ke sekolah-sekolah dan kami minta data-data melalui Dikjar. Itu sudah kami mintakan, sekarang kan mereka sudah sementara susun, kalau sudah ada, InsyaAllah dalam bulan-bulan ini sampai awal Oktober kami selesaikan, karena sampai Oktober itu sudah mulai tatap muka, kami akan berupaya,”tandasnya.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.