Diduga Telah Nikah Sirih, Komisioner KPU Tolitoli Dilapor ke DKPP

oleh -
FOTO : ILUSTRASI

PALU,SULTENGNEWS.COM – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tolitoli, inisial IR dilaporkan istrinya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), karena diduga telah melakukan nikah sirih dengan perempuan lain hingga telah memiliki anak.

“Iya, diduga terlapor/teradu menikah sirih tanpa izin istri pertama,” ujar pelaksana tugas ketua Bawaslu Sulteng, Darmiati saat dikonfirmasi sultengnews.com pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Dikatakan, pelapor adalah istri sah IR yang melaporkan suaminya dengan dugaan pelanggaran telah melakukan nikah sirih atau poligami tanpa izin izin istri sah sampai telah memiliki anak.

“Sidang atas dugaan pelanggaran etik itu dijadwakan digelar pada Rabu, 25 Mei 2022 pukul 09.00 Wita di Kantor Bawaslu Sulteng Jalan Sungai Moutong, Kota Palu,” jelas Darmiati.

Menurut Darmiati, IR diduga melanggar pasal 6 ayat 3 huruf c pasal 15 huruf a, pasal 19 huruf a, Peraturan DKPP Nomor 2 tahun 2017 dan pasal 90 ayat 4 huruf c PKPU Nomor 4 Tahun 2021.

Pasal 6 ayat 3 huruf c berbunyi “penyelenggara pemilu melaksanakan tugas, fungsi dan wewenang sesuai dengan peraturan perundang – undangan, keteraturan, keserasian, dan keseimbangan”.

Pasal 15 a berbunyi “tidak melalaikan pelaksanaan tugas yang diatur dalam organisasipenyelenggara pemilu”. Pasal 19 huruf a berbunyi “menjunjung tinggi pancasila, undang – undang dasar 1945 dan peraturan perundang – undangan”.

Pasal lain yang juga dilanggar IR yakni pasal 90 ayat 4 huruf c PKPU Nomor 4 Tahun 2021 berbunyi “melakukan pernikahan sirih dan tinggal bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah”. Jika IR terbukti melakukan pelanggaran kode etik, maka IR bisa mengalami nasib yang sama dengan salah satu komisioner KPU Surabaya inisial MKA yang telah diputuskan oleh DKPP dipecat, karena terbukti melakukan nikah sirih pada sidang DKPP 10 Juli 2020 lalu. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.