Desa Poi Kabupaten Sigi Diterjang Banjir Bandang Disertai Lumpur

oleh -

Inilah salah satu rumah warga Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan yang terendam banjir disertai lumpur pada Minggu (8/12/2019). FOTO : IST

SIGI, SULTENGNEWS.COM – Banjir Bandang yang disertai lumpur, kembali melanda Kabupaten Sigi tepatnya di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan pada Minggu pagi sekira pukul 05.00 Wita (8/12/201).

Banjir bandang itu, diakibatkan hujan deras yang melanda daerah Dolo Selatan dan sekitarnya sejak malam hingga subuh hari. Akibatnya, sungai tak mampu menampung debet air yang disertai lumpur, sehingga meluap ke jalan dan rumah – rumah warga.

Warga Desa Poi saat menyelamatkan barang – barang dari rumahnya saat banjir disertai lumpur menggenangi rumahnya. FOTO : IST

“Lumpur yang dibawa banjir ini, dugaan kami disebabkan penurunan tanah di penggunungan Desa Poi akibat guncangan gempa pada 28 September 2018 lalu,” ujar Camat Dolo Selatan, Jalil SP saat ditemui di lokasi ketika meninjau rumah – rumah warga yang terendam banjir.

Menurut Jalil, tanah yang turun di pegunungan Desa Poi akibat gempa pada tanggal 28 September 2018 lalu, luasannya mencapai 40 hekar. Hal itu berasarkan hasil penelitian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBD) pasca gempa yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) terjadi.

Warga Desa Poi saat keluar rumah melihan keadaan jalan yang tertutup lumpur dan batu – batu besar. FOTO : IST

“Dugaan kami, lumpur yang dibawa banjir ini berasal dari tanah yang turun akibat gempa lalu,” terang Camat.

Sementara itu, Samin salah satu tokoh masyarakat Desa Poi yang ditemui media ini mengatakan, jumlah warga yang terdampak diperkirakan mencapai 75 Kepala Keluarga (KK) yang saat ini mengungsi di rumah – rumah keluarganya.

Sementara data dari BNPB secara ril tercatat, jumlah rumah yang terdampak langsung oleh banjir yang disertai lumpur yakni 11 rumah dengan jumlah warga sebanyak 15 KK.

“Kita sudah melakukan pendataan, yang benar – benar terdampak langsung 11 rumah dan 15 KK,” ujar persinil BNPB di lokasi kegiatan.

Kepala Dinas Bina Marga Sigi, Edi yang dihubungi mengaku sudah mendapat informasi dari Camat Dolo Selatan, sehingga langsung memerintahkan tim yang membawa alat berat untuk membersihkan jalan dari material lumpur dan batu yang berserakan di badan jalan.

“Saya sudah perintahkan tim untuk bergerak ke Desa Poi sekaligus membawa alat berat untuk menyingkirkan material yang menutupi jalan raya agar warga tidak merasa ter isolir,” katanya.

Alat berat dari Dinas Bina Marga Sigi tiba di lokasi dan langsung membersihkan material lumpur dan batu di badan jalan. FOTO : IST

Pantauan media ini di lokasi banjir, nampak lumpur dan batu – batu berukuran besar menutupi badan jalan sehingga menyulitkan warga apalagi kendaraan untuk melintas. Namun tak berselang lama, satu unit eskavator dari Dinas Bina Marga Sigi tiba di lokasi dan langsung membersihkan material lumpur dan batu berukuran besar yang menutupi badan jalan.

Sementara warga yang terdampak banjir, sudah mulai membersihkan rumahnya masing – masing dari lumpur yang menggenangi rumah mereka. ZAINUL

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *