Debat Kedua Paslon Bupati Tolitoli Akan Angkat Tema Covid 19

oleh -
Komisioner KPU Tolitoli, Muhadir. FOTO : IST

TOLITOLI, SULTENG NEWS – Debat ke dua Pasangan Calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Tolitoli digelar pekan depan di Lembaga Penyiaran Publik (LPP-RRI) Tolitoli.

“Debat kedua untuk tiga Paslon bupati dan wakil bupati Tolitoli akan dilaksanakan tanggal 17 November 2020,” jelas komisioner KPU divisi sosialisasi Parmas dan SDM, Muhadir S.Pdi, Rabu (11/11/2020).

Debat kedua yang dilaksanakan pihak KPU tersebut seputar sub materi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah serta yang berkaitan tentang kebijakan dan strategi dalam penanganan pencegahan pengendalian covid 19 di Tolitoli.

“Sub tema yang menjadi materi debat nanti semuanya ada tiga hal, termasuk soal penanganan Covid 19,” tandas komisioner KPU Tolitoli itu.

Disinggung soal sikap KPU terhadap Paslon Bupati dan wakil bupati yang menolak debat terbuka, menurutnya akan diberikan sangsi moral berbentuk pengumuman yang disampaikan ke publik bahwa yang bersangkutan tidak mengikuti debat publik ke dua.

“Apabila terbukti secara sah ada Paslon yang menolak debat yang difasilitasi KPU Tolitoli maka dikenakan sangsi, paling tidak diumumkan di media koran dan on line,” tekannya dengan raut tersenyum.

Sementara, terkait Paslon yang berhalangan hadir mengikuti debat disebabkan sakit, maka Paslon tersebut diharuskan miliki surat keterangan dari pihak rumah sakit atau intansi terkait.

“Sebelum dilaksanakan debat, surat keterangan sakit dari Paslon sudah dilayangkan ke KPU, paling lambat tiga hari lamanya supaya Paslon itu tidak diberikan sanksi,” katanya.

Dia menyampaikan, pada debat kedua kali ini akan dipublis secara langsung melaui RRI dan bisa juga diakses di YouTube yang dipasilitasi RRI.

“Durasi debat selama 120 menit dengan rincian 90 menit untuk debat dan 30 menit untuk iklan,” jelas Muhadir.

Ia berharap, pasangan calon bisa menggunakan waktu seefektif mungkin pada saat debat, karena waktu untuk pendalaman visi misi hanya 3 menit di segmen pertama, demikian halnya segmen selanjutnya yakni hanya 2 menit dan 1 menit, jadi dengan ketentuan waktu itu harus digunakan sebaik-baiknya dengan maksud agar parsipasi pemilih bisa terwujud. LAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *