Celebesta Institute : Ada Pembiaran Kelompok MIT Dalam Operasi Tinombala

oleh -
Direktur Celebesta Institute, Adriany Badrah saat memberikan materi di Yayasan Tanah Merdeka Sulawesi Tengah. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pasca tragedi di Desa Lembatongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Celebesta Institute menyebut ada pembiaran terhadap Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dalam Operasi Tinombala.

“Ada pembiaran terhadap Ops Tinombala ini, sebenarnya sudah bisa di baca sistem mereka selama ini, namun ada pembiaran,”ujar Direktur Celebesta Institute, Adriany Badrah dalam diskusi di Yayasan Tanah Merdeka Sulawesi Tengah, Senin (30/11/2020).

Alasan adanya pembiaran kata Adriany, pertama Operasi Tinombala sebenarnya sudah mengetahui MIT Poso melakukan sistem gerilya, Operasi MIT Poso ini juga memakai sistem gerilya bukan dengan sistem patroli kalau memang mau serius.

“Sudah jelas pola ketika melakukan cara-cara teror dan kekerasan, ada beberapa teritori yang tidak menjadi operasi tinombala,”ucapnya.

Bahkan, Adriany menilai, Operasi Tinombala bukan seperti operasi militer tapi lebih pada operasi covid-19 dengan melakukan patroli, padahal mereka terus melakukan gerilya.

Menurutnya, Kelompok MIT Poso yang tidak sampai 20 orang di hutan, namun itu diluar dari kurir. Akan tetapi, operasi ini tidak bisa diselesaikan, dugaannya ini ada pembiaran.

Adriany juga berharap, Pemerintah Kabupaten Sigi dapat memberikan bantuan materil kepada keluarga korban di Desa Lembantongoa.

<span;>”Harapannya pemerintah Sigi juga bisa memberikan kontribusi kepada keluarga korban,”pungkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *