Cara Cek Penerima BLT UMKM Melalui BNI dan BRI

oleh -

JAKARTA, SULTENGNEWS.COM – Bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 Juta per orang, silahkan simak cara cek penerima BLT UMKM melalui BNI dan BRI di eform.bni.co.id dan eform.bri.id.

Selain dua bank di atas, pemerintah juga menunjuk bank lain untuk menyalurkan bantuan pemerintah itu yakni Bank Syariah Mandiri.

Berikut cara cek penerima BLT UMKM melalui BNI dan BRI di eform.bni.co.id login dan eform.bri.co.id pada tulisan ini. Jika nama anda terdaftar, maka anda berhak mendapatkan bantuan senilai Rp 2,4 juta di bank BRI.

Berikut beberapa link yang bisa diakses untuk cek nama penerima bantuan UMKM senilai 2,4 Juta itu yakni :

  • Bank Mandiri Syariah silakan akses via: https://webform.bsm.co.id
  • Bank BNI silakan via: eform.co.id atau https://eform.bni.co.id
  • Bank PT Bank Rakyat Indonesia tbk silakan di: eform.bri.co.id

Penyaluran BLT UMKM ini dilakukan melalui bank pemerintah, di antaranya BRI, BNI dan Bank Syariah Mandiri. Bagi nasabah BRI, Anda dapat mengetahui apakah mendapat BLT UMKM atau tidak dengan cara mengecek secara online melalui situs eform.bri.co.id/bpum atau klik di sini.

Nantinya, nasabah BRI hanya cukup memasukkan nomor KTP dan kode verifikasi yang sudah tertera.

Langkah-langkah mengecek penerima BLT UMKM di BRI :

– Kunjungi laman eform.bri.co.id/bpum.

– Masukkan nomor KTP dan kode verifikasi.

– Kemudian, klik “Proses Inquiry”.

Setelah itu, akan muncul keterangan apakah nomor KTP tersebut terdaftar sebagai penerima BPUM atau tidak.

Jika bukan penerima BPUM maka akan muncul tulisan:

“Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM ”

Selain bisa dicek secara online, penerima BPUM juga akan diinformasikan melalui SMS oleh bank penyalur.

Setelah menerima SMS, maka penerima BPUM harus melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan, agar bantuan dapat segera dicairkan.

Sebagai informasi, Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini merupakan strategi pemerintah untuk membantu usaha mikro agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Pendaftaran telah dibuka sejak 13 Oktober 2020 dan akan diperpanjang hingga akhir bulan November 2020 mendatang.

“Bantuan ini kan diperpanjang hingga akhir November 2020. Untuk itu, kami masih membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM yang ingin mendapatkan bantuan ini. Caranya, ajukan saja ke dinas koperasi di daerah masing-masing,” ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman, dikutip dari Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Dikutip dari laman resmi Kementerian Koperasi UKM (Kemenkop UKM), berikut cara dan syarat untuk mendapatkan bantuan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM):

Cara dapat bantuan BLT UMKM Program BPUM

Penerima BLT UMKM hanya dapat diusulkan dan diajukan oleh pengusul instansi terkait antara lain:

  1. Dinas yang membidang Koperasi dan UKM.

2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum.

3. Kementerian/Lembaga.

4. Perbankan dan perasahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Calon penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, dapat melengkapi data usulan kepada pengusul dengan memenuhi persyaratan berikut ini:

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK).

2. Nama Lengkap.

3. Alamat tempat tinggal sesuai KTP.

4. Bidang Usaha.

5. Nomor Telepon.

Syarat penerima bantuan BLT UMKM Program BPUM 

1. Warga Negara Indonesia.

2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

3. Memiliki Usaha Mikro.

4. Bukan ASN, TNI/POLRI, serta pegawai BUMN/BUMD.

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR.

6. Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU). ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *