Canggih, UIN Datokarama Palu Digitalkan Akademik dan Pelayanan

oleh -
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. Abidin Djafar, S.Ag, M.Ag FOTO :IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, mulai mengoptimalkan penggunaan sistem informasi akademik berbasis digital untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan tata kelola birokrasi dan laporan akademik pada perguruan tinggi negeri Islam tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Abidin Djafar, S.Ag, M.Ag, menyebut, teknologi Informasi berperan penting dalam memperbaiki kualitas suatu Instansi. Penggunaannya tidak hanya sebagai otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses organisasi bisa efisien, terukur serta fleksibel.

Kemudian katanya menambahkan, dalam pelayanan akademik UIN Datokarama Palu mulai menggunakan “SEVIMA siAkad Cloud”, yang merupakan sistem digital, yang umum digunakan oleh perguruan tinggi termasuk perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama.

“Menjadi universitas kelas dunia atau world class university merupakan cita-cita dan harapan seluruh perguruan tinggi di dunia, tak terkecuali perguruan tinggi di Indonesia seperti halnya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu Sulawesi Tengah,” ungkap Prof. Abidin Djafar kepada SultengNews.com, Selasa (23/11/2021).

“Banyak upaya yang dilakukan oleh UIN Datokarama Palu untuk menuju world class university. Seperti dengan berkomitmen melakukan pengembangan-pengembangan dari segala lini untuk menuju world class university. Termasuk pengembangan Kampus 2 IAIN Palu yang berlokasi di Desa Pombewe, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah,” tambahnya.

Selanjutnya, Prof. Abidin sampaikan, pada pembelajaran berbasis digital kedepan juga akan dilakukan secara bauran (blended). Pada awal bulan November tahun ini, UIN Datokarama Palu telah memulai simulasi pembelajaran tatap muka. Sebelum mengikuti proses simulasi, para mahasiswa diberikan pengarahan terlebih dahulu dari dosen dan Satgas Covid-19 di kampus. Hal ini dilakukan agar para mahasiswa memahami penerapan protokol kesehatan Covid-19. Seperti pengaturan jumlah mahasiswa dan pengaturan jalur masuk dan keluar kampus.

“Simulasi ini untuk mengukur sejauh mana kesiapan perkuliahan tatap muka. Sekaligus memastikan tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujar Prof. Abidin Djafar.

UIN Datokarama sebelumnya telah telah mengeluarkan panduan penyelenggaraan kuliah tatap muka secara terbatas, baik di kampus satu di Kota Palu, dan kampus dua di Kabupaten Sigi.

Dalam panduan tersebut, PTM digelar 8 November 2021 dan teknisnya diatur masing-masing fakultas. Pembelajaran digital tidak akan ditinggalkan walaupun PTM terselenggara. Justru keduanya saling melengkapi dan meningkatkan kualitas di UIN Datokarama Palu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.