Caleg Terpilih di PAN, Bayar Kompensasi Kepada Caleg Tidak Terpilih di Pileg 2019

oleh -
Penyerahan dana kompensasi Caleg Propinsi Sulteng melalui DPP PAN yang diterima Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi dan Ketua POK DPP PAN Mumtaz Rais sejumlah Rp111.525.000 untuk disalurkan kepada Caleg tidak terpilih yakni Orkar Paudi. FOTO : IST

JAKARTA, SULTENGNEWS.COM – Berdasarkan Peraturan Partai Nomor 01 tahun 2017 tentang Pencalegan DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, diatur kewajiban Calon Legislatif (Caleg) Terpilih membayar kompensasi kepada seluruh Caleg tidak terpilih ditingkatannya masing masing.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sulawesi Tengah (Sulteng), Ronald Gulla, ST mengatakan berdasarkan peraturan partai itu, semua caleg yang jadi harus membayar kompansasi kepada caleg yang tidak jadi dengan besar masing – masing tingkatan yakni, Rp10.000 x jumlah suara Caleg DPR RI, Rp15.000 x jumlah suara Caleg DPR Provinsi dan Rp20.000 x jumlah suara Caleg DPRD Kabupaten/kota.

“Dengan syarat suara Caleg tersebut, mencapai minimal angka 10 persen dari total seluruh perolehan suara di Dapil masing – masing dan tingkatan masing masing,” ujar Ronal Gulla, ST kepada sultengnews.com melalui rilisnya, Selasa (31/8/2021).

Ketua DPW PAN Sulteng, Rusli Dg.Palabbi bersama Ketua Bapillu DPW PAN Sulteng Ronald Gulla, ST saat bertemua Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. FOTO : IST

Ronal Gulla mencontohkan, di Dapil Banggai bersaudara yang merupakan Dapilnya, total suara yang dicapai di Dapil 4 Banggai bersaudara sebanyak 25.000 suara, maka Caleg yang mencapai angka minimal yang di persyaratkan dalam Peraturan Partai mencapai 2.500 suara, maka dirinya yang jadi wajib membayar Caleg yang tidak jadi dibawahnya sebesar jumlah suaranya yang diperolehnya sebesar 15.000 dikalikan jumlah suara yang diperoleh Caleg yang tidak jadi itu.

“Aturan ini berlaku di seluruh Indonesia. Demikian juga DPR RI pak Sarifudin Sudding wajib membayar kepada Delia Wihelmina sebesar 330 Juta atas 33 ribu suara yang dicapainya. Tetapi jika Caleg hanya mencapai suara dibawah 10 persen dari total suara di dapilnya, maka peraturan ini tidak berlaku,” jelasnya.

Ronald Gulla mengatakan, peraturan di partai ini dibuat dalam rangka keadilan dan motivasi bagi seluruh Caleg baik yang terpilih maupun tidak terpilih, sebagai bentuk penghormatan dan juga tanda terima kasih yang diatur secara internal oleh DPP PAN dan mungkin tidak ada di partai lain dan baru berlaku di hasil Pemilu 2019 lalu.

“Dan kami Aleg terpilih, diberikan waktu 2 tahun paling lama untuk menyelesaikan pembayaran dana kompensasi kepada Caleg tidak terpilih. Jadi, PAN juga melindungi dan mengatur sedikit kompensasi bagi Caleg tidak terpilih, sebagai penghargaan dan solidaritas. Makanya kalau mau jadi Caleg, di PAN sekarang sudah lebih baik,” imbuhnya.

Ketua DPW PAN Sulteng, Rusli Dg.Palabbi bersama Ketua Bapillu DPW PAN Sulteng Ronald Gulla, ST saat bertemua Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno. FOTO : IST

Penyerahan dana kompensasi Caleg Propinsi Sulteng melalui DPP PAN  yang diterima Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi dan Ketua POK DPP PAN Mumtaz Rais sejumlah Rp111.525.000 untuk disalurkan kepada Caleg tidak terpilih yakni Orkar Paudi.

“Total Anggota DPRD yang membayarkan dana kompensasi kepada Caleg tidak terpilih hampir mencapai 1M (25 Orang Aleg dari DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota sebagai bentuk penghargaan dan tanda terima kasih Aleg terpilih dan Partai PAN kepada Caleg tidak terpilih,” tandas Ketua PURT DPRD Sulteng ini.

Dalam agenda ke Jakarta tersebut, Ronald Gulla bersama ketua DPW PAN Sulteng Rusli Dg. Palabbi bertemu Ketua Umum (Ketum) DPP PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno. Ada beberapa agenda yang disampaikan pada pertemuan itu yaitu diantaranya, koordinasi terkait pelaksanaan pembayaran kompensasi Caleg tidak terpilih 2019 dengan total dana kompensasi Caleg tidak terpilih dari Pusat sampai Kabupaten mendekati Rp1 Miliar.

Selanjutnya, penyerahan kompensasi dari Anleg DPRD Sulteng kepada Caleg tidak terpilih, serta koordinasi terkait pelaksanaan musyawarah wilayah di Sulteng yang direncanakan dilaksanakan pada September 2021. Serta persiapan DPW PAN Sulteng mengikuti undangan DPP PAN dalam rangka Rapat Kerja Nasonal (Rakernas) PAN yang dilaksanakan hari ini tanggal 31 Agustus 2021. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.