BPJS Palu Terkesan Sembunyikan Data Warga Parimo Terhapus Dari BPJS

oleh -
Kantor BPJS Palu di Jalan Prof. Moh. Yamin Palu. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Palu, terkesan menyembunyikan data 9.000 warga Kabupaten Parigi Moutong yang terhapus versi Calon Gubernur Nomor Urut 01 Hidayat Lamakarate.

Sementara data yang dirilis Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo) Suyutin menyebutkan, jumlah data warga Parimo yang terhapus dari BPJS Kesehatan mencai 44 ribu jiwa. Data 9.000 warga Parimo yang terhapus mencuat dalam debat kandidat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng tahun 2020. Pernyataan itu, disampaikan Calon Gubernur Sulteng Hidayat Lamakarate saat menjawab pertanyaan dari Calon Gubernur Rusdy Mastura.

Saat media ini melakukan konfirmasi versi mana yang benar di kantor BPJS Cabang Palu, Senin (02/11/2020) pukul 12.15 Siang, tidak mendapat respon yang baik. Wartawan media ini ditahan oleh seorang securuty di depan pintu masuk kantor BPJS Kesehatan Palu.

Securty itu mengatakan, sebelum melakukan pertemuan dengan pimpinan BPJS harus melakukan perjanjian terlebih dahulu, namun ketika wartawan media ini menyampaikan maksud kedatangan, tak lama kemudian, securty tersebut mengkonfirmasi kembali ke pihak BPJS di dalam ruangan.

Tak berselang lama, seorang pegawai BPJS Cabang Kota Palu, Rizal menemui wartawan di salah satu ruangan di kantor BPJS Cabang Kota Palu.

“Apakah bapak punya surat perihal permohonan untuk memintai data yang dimaksudkan,”ujar Rizal.

Ketika dijelaskan kepada pegawai BPJS itu, bahwa kedatangan wartawan media ini hanya ingin mengkonfirmasi, kebenaran sekaitan dengan data warga di Kabupaten Parigi Moutong yang terhapus.

Namun, Rizal bersikukuh, bahwa harus membuat surat permohonan terlebih dahulu yang menjadi prosedur pihak BPJS yang kemudian akan disampaikan ke pimpinannya. Jika pimpinan menyetujui barulah data yang diminta diberikan.

“Apabila surat permohonan sudah ada, maka akan disampaikan ke pimpinan kami. Selanjutnya, akan dihubungi ke Kabupaten Parigi Moutong sekaitan dengan data yang terhapus tersebut,”sebutnya.

“Saya tidak bisa kasih keterangan apa-apa, jika belum ada surat yang dimaksudkan,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *