BPBD Kota PaluTutup Penerimaan Berkas Pengajuan Bantuan Stimulant

oleh -
Kepala BPBD Kota Palu, Presli Tampubolon. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Kota Palu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) kota Palu telah menutup penerimaan berkas tambahan baru untuk pengajuan terhadap memperoleh bantuan stimulant rumah rusak ringan, sedang dan berat.

Kepala BPBD Kota Palu Presli Tampubolon, menyebut, sesuai dengan Peraturan Menteri Keungan (Permenkeu) untuk perpanjangan dana hibah berakhir sampai dengan tanggal 25 Juli 2022 mendatang.

Sehingga, dipastikan Pemerintah Kota Palu melalui BPBD Kota Palu sudah tidak lagi menerima pengajuan berkas baru dari warga kota Palu untuk memperoleh bantuan dana stimulant yang di sediakan oleh pemerintah pusat.

“Sudah tidak ada lagi, karena di dalam Permenkeu untuk perpanjangan dana hibah disetujui sampai dengan tanggal 25 Juli 2022 mendatang,” ungkapnya kepada SultengNews.com, Kamis (6/1/2022).

Kemudian, dengan adanya persetujuan dari Kemenkeu serta persetujuan dari hasil reviu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat melalui surat Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR), maka pemerintah kota Palu memiliki kewenangan untuk menyalurkan kembali sisa dana stimulant yang masih tersedia.

“Sisa dana stimulant yang masih tersedia sekitar 36 miliar rupiah untuk bantuan rumah rusak ringan, sedang dan berat hasil pengusulan data tambahan baru sebanyak 4.755 KK tahun 2021 lalu,” sebutnya.

“Karena surat Deputi RR terakhir datang bulan November 2021, maka kita upayakan penyerapan terhadap data baru untuk disalurkan. sekarang itu baru mencapai 885 KK dengan nilai 11 miliar rupiah dari 4.755 KK yang sudah disalurkan sampai dengan tanggal tanggal 31 Desember yang lalu,” katanya menambahkan.

“Kita sudah salurkan, sudah masuk ke rekening masing-masing penerima, baik rumah rusak ringan, sedang dan berat,” ujarnya.

Untuk itu, dengan masih tersisa dana bantuan hibah tersebut, pemerintah kota berupaya agar bulan Januari, tahun ini, sisa data tambahan baru yang belum dibayarkan untuk segera diselesaikan seluruhnya.

Sehingga, awal bulan Februari sampai dengan bulan Juli 2022 mendatang, pemerintah kota Palu tinggal melakukan pengawasan dan sekaligus pertanggung jawaban penggunaan dana hibah dari pemerintah pusat.

“Kita akan terus jalan, berproses sampai bulan Januari selesai penyaluran, agar seluruh data tambahan baru dari warga semuanya tidak ada masalah lagi sampai dengan batas akhir penyaluran tanggal 25 Juli 2022 mendatang,” tegas Presli Tampubolon.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.