BKSDA Hentikan Evakuasi Buaya Berkalung Ban di Sungai Palu

oleh -
Forrest Galante yang merupakan pakar biologi satwa liar saat menangkap buaya liat di negaranya Amerika Serikat. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Akibat covid 19 atau virus corona, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah (Sulteng) menghentikan sementara proses evakuasi buaya berkalung ban (B3) yang dilakukan oleh Forrest Galante yang merupakan pakar biologi satwa liar asal Amerika Serikat itu.

“Saya hentikan operasi penyelamatan buaya berkalung ban, karena selama kegiatan dilaksanakannya banyak orang yang berkumpul disekitar bibir sungai,” kata Kepala BKSDA Sulteng, Ir.Hasmuni Hasmar, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/03/2020).

Menurutnya, penghentian itu juga berdasarkan surat edaran Menteri Kehutanan bahwa pegawai harus diperhatikan daya tahan tubuhnya sebagai tindak pencegahan covid 19 atau virus corona, sebab akan banyak energi yang akan digunakan saat bekerja.

Dia menegaskan, bukan disebabkan adanya virus corona diberhentikan pencarian, namun hal itu sebagai upaya pencegahan virus corona.

“Bukan akibat virus corona sampai berhenti, tapi dalam upaya pencegahan virus corona,” tegasnya

Hasmuni menegaskan kembali, pemberhentian operasi buaya berkalung ban, karena setiap kegiatan itu selalu dikerumuni massa. Sementara arahan presiden sampai kementerian dalam pencegahan virus corona, harus menghindari perkumpulan banyak orang.

“Jadi kami surati dia (Forrest Galante), itu sebagai bentuk mendukung pencegahan virus corona, sebab semua instansi pemerintah harus mendukung pencegahan itu termasuk BKSDA Sulteng sendiri,” terangnya.

Pemberhentian operasi penyelamatan buaya berkalung ban itu, sampai batas waktu yang tidak ditentukan, tergantung situasi kedepan.

“Tapi buaya berkalung ban akan tetap dipantau oleh pihak BKSDA Sulteng. Nanti tetap ada yang piket, hanya sekedar untuk melihat keberadaan dan kondisi buaya berkalung ban,” tandasnya.

Sebelumnya, dikabarkan Forrest Galante yang juga pembawa acara televisi Extinct or Alive on Animal Planet bersama kru Discovery Channel tiba di Kota Palu pada Selasa (10/03/2020).

Forrest Galante sendiri melakukan upaya penyelamatan buaya berkalung ban setelah mendapat restu dari BKSDA Sulteng pada (13/03/2020). DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *