Berkenalan Lewat Facebook, Kake di Sigi Cabuli Anak Dibawa Umur

oleh -
Tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur saat diamankan di Mapolres Sigi. FOTO : IST

SIGI, SULTENGNEWS.COM- Perkenalan berawal dari media sosial (Somed) Facebook atau FB, pelaku berinisial RB yang telah berusia 47 tahun tega mencabuli anak dibawah umur LR yang masih berumur 15 tahun di salah satu desa di Kabupaten Sigi.

“Kejadian ini dilaporkan akhir Oktober, namun pencabulan terjadi kurang lebih pada Agustus, September dan Oktober 2020 atau sudah berjalan selama 3 bulan,”ungkap Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama di kantor Polres Kabupaten Sigi, Senin (02/11/2020).

Dikatakan, sesuai pengakuan dari korban LR, pencabulan sudah dilakukan sebanyak 13 kali oleh pelaku RB.

Kronologis kejadiannya kata kapolres, pelaku RB awalnya berkenalan dengan seorang perempuan melalui FB yakni korban LR umur 15 tahun, kemudian RB mengajak pertemuan di rumah korban, saat itu ternyata ayah korban adalah teman kerja dari pelaku.

“Namun, karena dia (pelaku RB) mungkin sudah terbawa hawa nafsu, korban LR dirayu-rayu dan dia bilang saya suka kamu dan pelaku mencoba untuk mencabuli si korban LR,”terangnya kapolres.

Kapolres menyebut, perlakuan yang berulangkali dialami korban mengakibatkan korban tidak tahan dan akhirnya melaporkan kepada Ibunya, atas kejadian itu Ibu korban melaporkan dan pihak Polres Sigi mengambil langkah untuk menangkap pelaku.

“Setelah dilakukan, pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan hubungan intim dengan korban yang merupakan anak temannya sendiri,”sebutnya.

“Dari kejadian, kita mengamankan barang bukti satu lembar lengan pendek, satu lembar kaos lengan panjang, satu lembar baju berwarna hitam dan satu hanphone (HP) Oppo berwarna hitam untuk digunakan pelaku melakukan aktivitas rayuannya,”terang kapolres.

Dari kejadian tersebut, pelaku dikenakan pasal 81 ayat (2) juncto pasal 76 D atau pasal 82 (1) juncto pasal 78 E undang-undang no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang juncto pasal 64 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *