Belum Ada Kode dari Word Bank Bangun Huntap

oleh -
Kasi Sarana dan Prasarana Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulteng, Aksa H. Mardani. FOTO : Mohammad Rizal

PALU, SULTENGNEWS.COM – Meskipun dokumen Land Acquisition And Resettlement Action Plan (LARAP) serta sejumlah dokumen penunjang telah diserahkan ke Word Bank atau Bank Dunia, selaku pemberi pinjaman dana untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Namun, hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh tim word bank apakah sudah bisa memulai pembangunan Hunian Tetap kawasan di Tondo 2 kelurahan Tondo atau kelurahan Talise, kota Palu, provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah Aksa H. Mardani, mengatakan, seyogyanya memang untuk pembangunan Hunian Tetap kawasan di Tondo 2 kelurahan Tondo dan kelurahan Talise, masih tetap berjalan dan belanjut.

Hanya saja, apa yang telah dimintai oleh bank dunia sebagai syarat untuk bisa mencairkan dana pinjaman, semisal seluruh dokumen LARAP dan dokumen pelengkap telah dipenuhi, namun tetap saja saat ini, belum ada jawaban dari bank dunia.

“Beberapa bulan lalu kita sudah serahkan dokumen LARAP dan dokumen pelengkap kepada mereka sebagai syarat tadi, agar bisa me NOL kan dan kita sudah bisa membangun. Akan tetapi sampai saat ini kita masih menunggu jawaban dari mereka,” ungkap Aksa kepada SultengNews.com, Selasa (17/5/2022).

“Itulah kondisinya, karena kita harus mendapatkan persetujuan dari mereka. Kita hanya menggunakan dana pinjaman dari mereka (bank dunia), untuk membangun Huntap kawasan. Artinya bukan masalah menunggu kode akan tetapi mereka akan memberikan jawaban, kalau toh mereka sudah pelajari seluruh dokumen dan mereka sudah berikan Nol dan artinya mereka sudah setuju. Ini yang sedang kita tunggu,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Aksa, kalau toh nanti sekiranya beberapa waktu mendatang, dari bank dunia atau word bank sudah tidak lagi membutuhkan kelengkapan dokumen dari dokumen yang sudah diberikan sebelumnya, maka kemungkinan besar ini sebagai tanda bahwa word bank telah menerima dan menyetujui dokumen tersebut.

“Kalau dalam beberapa waktu kedepan mereka butuh lagi dokumen, kita berikan. Akan tetapi kalau sudah tidak, itu tandanya mereka sudah setujui dan mudah-mudahan sebagai kode sudah bisa membangun,” ujarnya.

Untuk itu, bagi masyarakat Sulawesi Tengah khususnya masyarakat kota Palu yang menanti pembangunan Hunian Tetap (Huntap) kawasan di dua lokasi tersebut, agar tetap bersabar terlebih dahulu sambil menunggu jawaban dari pihak word bank.

“Dana pinjaman dari word bank sekitar 200 miliar rupiah untuk membangun Huntap di dua lokasi tadi, dengan jumlah sekitar 2 ribu unit yang akan dibangun. Tetap bersabar sambil menanti dan menunggu jawaban dari mereka,” tutupnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.