Banyak Bangunan di Bantaran Sungai Tanamodindi Langgar Aturan

oleh -

PALU,SULTENGNEWS.com – Saat ini, masih banyak bangunan rumah warga yang berada di bantaran Sungai Pondo, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Hal itu dikatakan Wali Kota Palu, Hidayat ketika meninjau langsung kegiatan aksi susur sampah di Sungai Pondo, Kelurahan Tanamodindi, dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, Minggu 25 Februari 2018 lalu.

Menurut dia, pembangunan di sekitaran bantaran sungai tersebut tidak pantas dan dinilai menyalahi aturan peraturan daerah (perda) Kota Palu nomor 16 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Dalam perda itu, batas pembangunan di sempadan sungai 25 meter. Namun, faktanya masih banyak ditemukan warga yang mendirikan bangunan pada jarak kurang dari aturan yang ditetapkan,” terangnya.

“Bangunan yang dekat dengan bantaran sungai sangat tidak boleh, apalagi jika ada banjir pasti akan berdampak pada bangunan tersebut,” tambahnya.

Atas hal itu, pihaknya meminta kepada Camat dan Lurah setempat agar menegur keras pada pemilik bangunan yang melanggar aturan yang telah diatur tersebut.

“Camat dan lurah harus segera koordinasi bersama Dinas Tata Ruang, dan jika direkomendasikan maka dibongkar saja,” tuturnya.

Tak hanya itu, selain pelanggaran pembangunan yang terdapat di bantaran sungai itu, wali kota juga menyayangkan banyak tumpukan sampah yang terlihat di sepanjang bantaran sungai tersebut.

“Lurah dan satgas harus menegur keras para pemilik bangunan itu, jangan jadikan sungai menjadi tempat pembuangan sampah,” tegasnya. URY

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *