Bank Mandiri Akan Luncurkan Aplikasi Mandiri Mobile Yang Lebih Canggih

oleh -
Area Head Bank Mandiri Palu, Zuhri saat berbincang dengan sejumlah wartawan di Palu, Rabu (22/07/2020). FOTO : MOH NURFIANSYAH

PALU,SULTENGNEWS.COM – Untuk memudahkan transaksi nasabahnya, bank mandiri berencana akan launching Aplikasi Mandiri Mobile lebih canggih dari sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Area Head Bank Mandiri Palu, Zuhri kepada Sejumlah media di Bellrock Coffe Roaster, Rabu (22/07/2020).

“Mandiri mobile masih di upgrade sekarang dan akan launching dalam waktu dekat. Kelebihannya setelah di upgrade itu, kita kasih bocoran sedikit seperti membuka rekening terblokir bisa melalui mandiri mobile, memblokir rekening, mencetak rekening koran dan masih banyak kelebihan lainnya, pokoknya lebih canggih lah,” ungkapnya.

Sementara terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19, bank mandiri selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan titipan dana dari Pemerintah sebesar 10 Triliun untuk disalurkan kepada nasabah-nasabah mandiri se-Indonesia.

“Kita mendapatkan dana dari pemerintah sebesar 10 triliun untuk PEN dan untuk Sulteng dan sudah mulai penyaluran. Bahkan sampai tanggal 22 kemarin, total yang tersalurkan sebesar Rp55 milliar dengan rincian Rp37,5 milliar untuk PEN Segmen Kecil Menengah (SKM) dan Rp19,7 milliar PEN Mikro,” ujar Zuhri.

Penyaluran PEN sendiri lanjutnya, diberi jangka oleh pemerintah hingga September 2020 sehingga pihak bank mandiri menargetkan dalam tiga bulan kedepan sebesar Rp95 Milliar dengan progres perbulan Rp35 Milliar.

Menurut Zuhri ada beberapa target nasabah yang akan mendapatkan bantuan PEN; Pertama, targetnya debitur-debitur existing yang ada di bank mandiri. Jadi debitur ini masih ada kelonggaran tarif strateginya dioptimalkan sehingga suku bunganya sudah disesuaikan dengan suku bunga PEN yang saaat ini diberikan oleh pemerintah sebesar 8,5 persen. Kedua adalah top up debitur existing yang ada di bank mandiri, karena ini memang amanah dari Pemerintah agar dana PEN tersalurkan kepada nasabah sesuai peruntukannya, setelah dimitigasi memang usahanya masih prospek, setelah terkena dampak dari pandemi Covid-19.

“Terakhir nasabah prima yang bertransaksi di bank mandiri minimal tiga bulan. Jadi secara usaha, memang sudah sesuai dengan aturan pemerintah dari sisi kriteria pemberian kredit,” tandanya. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *