Banjir Bandang di Desa Rogo; Sebanyak 57 KK Terdampak, 5 Rumah Rusak Berat, 1 Jembatan Putus

oleh -
Proses evakuasi Tim Rescue Basarnas Palu terhadap sejumlah warga di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. FOTO : Humas Basarnas Palu

SIGI, SULTENGNEWS.COM – Banjir bandang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami rusak berat di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, pada Minggu (29/08/2021).

Humas Basarnas Palu, Fatmawati menerangkan, dalam kejadian banjir bandang di Desa Rogo tidak terdapat korban jiwa. Hanya saja, kata dia ada lima rumah warga yang mengalami rusak berat.

“Korban jiwa nihil, rumah rusak parah ada 5 rumah,”ujar Fatmawati kepada sultengnews.com, Senin (30/08/2021).

Selain itu, Fatma menambahkan, sebanyak 170 jiwa atau 57 KK yang terdampak akibat banjir bandang tersebut.

“Jumlah jiwa terdampak 170 jiwa atau 57 KK yang terdampak,”ucapnya.

Data tersebut berdasarkan hasil evakuasi dari Tim Rescue Basarnas Palu sebanyak 6 orang yang diturunkan sejak semalam (29/08/2021) dengan menggunakan satu unit Rescue Car. Setelah tiba di lokasi kejadian Tim Rescue langsung berkordinasi dengan aparat setempat.

Selanjutnya, Tim Rescue melakukan evakuasi dan pengecekan rumah warga yang terdampak. Kemudian Tim Rescue melakukan D’brifing dan memutuskan operasi SAR selesai.

Berdasarkan situasi di lapangan, Fatmawati mengatakan, bahwa saat ini air telah surut. “Air sudah surut,”tutupnya.

Jembatan Poros Palu – Bangga Terputus

Sementara itu, infomasi yang didaptkan Kepolisian Sektor (Polsek) Dolo, akibat banjir bandang mengakibatkan tanggul jebol karena dihantam air yang membawa material kayu dan bebatuan. Jembatan poros Palu – Bangga juga terputus sehingga tak bisa dilewati.

Dalam kejadian banjir bandang semalam, Polsek Dolo bersama warga setempat berjibaku membantu warga untuk dievakuasi ke temapt yang aman.

Berdasakan data dari Polsek Dolo, banjir bandang di Desa Rogo tidak ada korban jiwa, baik yang luka-luka maupun meninggal dunia.

Hanya saja dalam kejadian tersebut mengakibatkan dua Jembatan Jala Poros Palu-Bangga terputus dan tidak dapat di akses oleh pengendara maupun pejalan kaki.

“Dampak dari kejadian banjir bandang ini terputusnya 2 Jembatan Jalan Poros Palu-Bangga sehingga tidak bisa dilewati oleh pengendara maupun pejalan kaki,”seperti tertulis dalam laporan Polsek Dolo yang diterima redaksi, Senin (30/08/2021).

Sampai saati ini, Personil Polsek Dolo dan Subsektor Dolo Selatan serta pemerintah desa setempat dibantu oleh masyarakat yang bergotong royong untuk mengeluarkan material kayu bantuan yang menutupi Jalan Poros Palu-Bangga.

Kebutuhan mendesak aat ini adalah alat berat untuk memudahkan masyarakat setempat membersihkan material kayu dan bebatuan yang menutupi jalan akibat banjir bandang. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.