Bangunan Sanggar Seni Dirusak, Kades Tomoli Selatan Melapor ke Polisi

oleh -

Inilah Bangunan Sanggar Seni di Desa Tomoli Selatan yang dirusak sekelompok warga pada Selasa (23/7/2019). FOTO : ABDUL RIFAI/SN

PARIGI MOUTONG, SULTENGNEWS.com – Bangunan Sanggar Seni Desa Tomoli Selatan, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong yang dibangun melalui Dana Desa TA. 2018 dirusak warga.

Melihat sanggar seni yang sudah rusak, Kepala Desa (Kades) Tomoli Selatan, Mohammad Ali langsung melapor ke Polsek Ampibabo beberapa menit setelah kejadian pengrusakan itu.

“Perusakan sanggar seni itu, terjadi pada Selasa tanggal 23 Juli 2019 kira-kira pukul 12.00 siang,” kata Kades sesaat melapor di Polsek.

Kepala Desa Tomoli Selatan, Mohammad Ali saat melapor di Mapolsek Ampibabo terkait pengrusakan Sanggar Seni di Desa Tomoli Selatan. FOTO : ABDUL RIFAI/SN

Dikatakan, pengrusakan dilakukan oleh beberapa orang masyarakat dengan alasan dan maksud yang belum diketahui motifnya.

Setelah menerima laporan dari Kades, jajaran Polsek Ampibabo langsung turun untuk melakukan olah kejadian perkara di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Di TKP polisi mengamankan barang bukti berupa gagang pintu yang terlepas, serpihan-serpihan kaca dan batu yang diduga digunakan masyarakat untuk merusak pintu dan kaca jendela bangunan.

Ditemui terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) DesaTomoli Selatan, Sarpin A. Lapadjere menjelaskan, waktu kejadian dirinya tidak berada di TKP karena berada di luar Desa Tomoli Selatan.

Sarpin menduga, motiv pengrusakan sanggar seni itu adalah buntut dari kekecewaan masyarakat yang bermula dari kejadian yang sudah lama yaitu tentang dugaan ijaza palsu Kepala Desa Tomoli Selatan yang dipersoalkan sebahagian masyarakat yang sampai saat ini belum tuntas, serta pelayanan yang tidak sesuai harapan.

“Liat saja Kantor Desa sudah setahun lebih dipalang masyarakat dan sekarang masyarakat sudah terbagi dan berkelompo-kelompok ada yang pro dan ada yang kontra tutupnya,” terangnya.

Salah seorang warga yang enggan ditulis namanya, yang juga merupakan salah satu dari warga yang kecewa terhadap kinerja kades mengatakan,
Kades Tomoli Selatan saat ini tidak layak memimpin dari segi apapun dan bidang apapun.

Arwan, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian pengrusakan bangunan Sanggar Seni itu mengatakan, sekelompok masyarakat datang merusak kaca jendela dengan batu dan palu-palu yang sudah dibawa dari rumah.

Salah seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya diselah-selah waktu istirahat menjelaskan, kasus ini adalah murni tindakan pengrusakan dan akan di proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dikatakan, jika kerusakan dibawah Rp2.500.000, maka yang melakukan pengrusakan akan dikenakan pengembalian dan tidak dilanjutkan keproses hukum. Namun jika kerusakan diatas Rp2.500.000, akan dilakukan proses hukum.

Hasil pantauan media ini, sampai dengan Selasa (23/07/2019) pukul 21.04, Jajaran Polsek Ampibabo masih melakukan pemeriksaan saksi – saksi. FIK

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *