Banggar DPRD Sulteng Berikan Beberapa Catatan Untuk APBD Perubahan

oleh -
Anggota Badan Anggaran H.Irianto Malingong, SE saat paparkan terkait beberapa hal yang perlu dijadikan perhatian Pemrov Sulteng.FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menyampaikan, terdapat beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulteng terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP).

Hal itu disampaikan anggota Banggar H.Irianto Malingong, SE dalam rapat paripurna pembahasan APBD Tahun 2020 di ruang rapat utama DPRD Sulteng, Selasa (06/10/2020).

“Kami merasa perlu menyampaikan beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian dari eksekutif dalam pelaksanaan anggaran APBD perubahan tahun 2020,”ujarnya.

Gubernur Sulteng, Drs.Longki Djanggola,M.Si saat menyampaikan sambutan melalui video conference di rapat paripurna bersama DPRD Sulteng. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

Dikatakan, pada dinas perindustrian dan penerangan ada koreksi berkurang terhadap belanja kegiatan belanja barang dan jasa yaitu perjalanan dinas dalam daerah terkoreksi sebesar 200 juta rupiah.

“Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rasionalisasi karena belanja tidak prioritas, seperti dinas tata ruang yang anggarannya di pergunakan membayarkan utang pekerjaan pada tahun 2019 dan sebagian pekerjaan bencana alam yang terjadi pada tahun 2020. Setelah di hitung masih ada sisa anggaran yang dapat di rasionalisasi,”ungkapnya.

Irianto menyebut, pada dinas cipta karya ada anggaran konsultan perencanaan kegiatan pembangunan fisik gedung tahun 2020 yang tidak dapat dilaksanakan, maka anggaran tersebut dapat dipergunakan untuk kegiatan yang prioritas.

Dia juga menegaskan, sekaitan dengan pembangunan kolam renang yang berada dalam naungan dinas pemuda dan olahraga yang sempat mendapatkan sorotan dari berbagai pihak khususnya DPRD Sulteng untuk bisa diperhatikan secara serius.

“Kegiatan pembangunan kolam renang pada dinas pemuda dan olahraga agar mendapat perhatian yang lebih serius,”tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulteng, Drs.Longki Djanggola,M.Si menerangkan, beberapa catatan penting yang digaris bawahi DPRD Sulteng dalam proses pembahasan Badan Anggaran legislatif dan tim anggaran pemerintah daerah akan menjadi perhatian serius bagi ekskutif dalam peningkatan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Sekiranya jika ada hal-hal tidak berkenan dalam proses pembahasan melalui kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *