Asal Usul Nama Rusdy Mastura

oleh -

Sore itu di tepian Pantai Kayamanya, Kabupaten Poso. Pria berkulit gelap dengan senyum yang khas itu, tangannya menari-nari di hadapan warga yang berdesakan ingin melihat wajahnya.

Oleh : Arini Zalsabilah

Pria berpenampilan sederhana itu secara tegas mengatakan bahwa dirinya memiliki mimpi besar untuk pembangunan Sulteng dan membawa kesejahteraan bagi rakyatnya.




“Saya ini punya obsesi besar untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat sulteng. Kalau bukan karena itu, tentu saya tidak akan berjuang lagi,” ujarnya.

Wajahnya yang ekspresif berusaha membagi hasrat dan obsesi politiknya. Ia tak pernah ragu menjelaskan mengapa Sulteng harus banyak membangun infrastruktur, banyak membangun pelabuhan dan lain-lain.

“Saya ingin Sulawesi Tengah lebih maju dengan konsep rakyat berdaya. Saya ingin ada jalan tol, tiga di leher sulawesi, kapal roro dari teluk ke Pulau Kalimantan, dan jalan yang banyak. Agar apa? Agar semua komoditas rakyat bisa kita jual dengan harga yang bagus,” katanya.

Pria itu, bernama Rusdy Mastura. Puluhan tahun yang lalu ia lahir di Donggala dari seorang ibu wanita Kaili dan seorang Ayah politisi Masyumi.

Bakat politik dan kecerdasannya bahkan sudah terlihat sejak bayi. Lantaran itulah Ayahnya memberinya nama Rusdy, yang terinspirasi dari nama filsuf besar Ibnu Rusyd. Ayahnya ingin anaknya ini mewarisi api intelektual Ibnu Rusyd dengan latar belakang Mastura sebagai pengikat identitasnya. Sebagai anak laki-laki Kaili yang kelak menjadi pemimpin umat, bangsa dan negara serta sebagai pemikir yang bijak.

Ibnu Rusyd sendiri, sering dilatinkan sebagai Averroes, adalah seorang filsuf dan pemikir dari Al-Andalus yang menulis dalam bidang disiplin ilmu, termasuk filsafat, akidah atau teologi Islam, kedokteran, astronomi, fisika, fikih atau hukum Islam, dan linguistik.




Impian Ayahnya benar. Rusdy Mastura, seorang lelaki kecil itu, tampil sebagai seorang politisi dan intelektual yang out of the box. Pikiran-pikiran besarnya, mampu membawanya menjadi ketua DPRD Kota Palu dan dua kali menjabat Walikota Palu.

Insya Allah, tahun 2020, Rusdy Mastura akan berjuang mewujudkan pikiran-pikiran besarnya untuk Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan maju pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020 mendatang. Semoga saja, masyarakat Sulteng memberinya kepercayaan memimpin Sulteng, sehingga pikiran – pikiran besarnya untuk masyarakat Sulteng dapat terwujud. ***

Penulis adalah Mahasiswi Universitas Tadulako Jurusan Farmasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *