Anwar Hafid Raih Penghargaan Tokoh Peduli Daerah

oleh -
Anwar Hafid saat menggelar konferensi pers bersama para Jurnalis di Kota Palu beberapa waktu lalu. FOTO : MAHFUL

JAKARTA, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPR- RI Daerah Pemilihan (DAPIL) Sulteng Anwar Hafid, didapuk sebagai tokoh peduli daerah dalam Anugerah Teropong Award (TPA) 2020 bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (16/3//2020) malam.

Politisi dari partai Demokrat ini, dinilai memiliki ketokohan kuat di daerah dalam memperjuangkan penyelesaian persoalan daerah dan menjembatani kebutuhan daerah dan pusat.

Sebuah prestasi belum tentu dapat diraih anggota parlemen lainnya. Apalagi Anwar Hafid tercatat baru sekitar lima bulan menjadi Anggota DPR RI.

Selamat kepada H. Anwar Hafid penerima award “Tokoh Peduli Daerah”. Selamat atas perhargaan untuk kerja keras dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

Selain Anwar Hafid masih ada tokoh lain dalam memperoleh penghargaan sebagai kategori tokoh Peduli daerah, Mohamad Haikal Fraksi Gerindra, Yorrys Raweyai Anggota DPD RI, Heri Gunawan Fraksi Gerindra dan Emanuel Melkiades Laka Lena Fraksi Golkar.

Anugerah Teropong Parlemen Award 2020 sendiri, digelar guna menghargai kerja keras anggota parlemen (DPR, MPR, dan DPD RI) yang telah bekerja “habis-habisan” untuk rakyat.

TPA 2020 juga momentum pengakuan kinerja parlemen, sekaligus testimoni atas kepekaan wakil rakyat Indonesia.

Dihubungi terpisah Anwar Hafid mengaku bahwa dirinya baru tahu salahsatu mendapat penghargaan saat dalam perjalanan udara menuju Makassar.

“Saya baru tahu itu saat saya dalam perjalanan udara menuju Makassar,” katanya.

Dia mengaku disampaikan bahwa dirinya salah satu yang mendapat penghargaan wakil rakyat yang sangat memperhatikan daerahnya.

“Pengumumannya pada malam hari, sehingga saya tidak sempat hadir karena pada waktu itu sedang ke Makassar,” ujar Anwar Hafid.

Dalam penghargaan itu, dirinya masuk kategori anggota dewan paling getol dan viral memperjuangkan hak rakyat di DPR RI terkait BPJS kesehatan.

“Bersyukur perjuangan agar BPJS tidak naik, diterima dan Mahkamah Agung memutuskan BPJS per 1 Januari 2020 tidak ada kenaikan,” katanya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *