Anggota DPRD Sulteng Hasan Patongai Melaksanakan Koordinasi dan Komunikasi di Kabupaten Tolitoli

oleh -
Anggota DPRD Sulteng, Hasan Patongai Ahmad saat melaksanakan Koordinasi dan Komunikasi di Kabupaten Tolitoli, belum lama ini. FOTO : HUMAS DPRD SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPRD Sulteng, Hasan Patongai Ahmad melaksanakan Koordinasi dan Komunikasi di Kabupaten Tolitoli, belum lama ini.

Kegiatan ini dilaksanakan di Polres Kabupati Tolitoli, karena kepolisian adalah salah satu mitra kerja dari Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan ini diterima langsung oleh Kapolres Tolitoli, AKBP Budi Batara Pratidina SH.SIK. MH di ruang kerja Kapolres.

Dalam pertemuan ini, ada beberapa hal yang menjadi pembahasan utama dalam meningkatkan kerjasama antara DPRD Sulteng dan mitra terkait khususnya dengan kepolisian diantaranya tentang keamanan yang ada di Kabupaten Tolitoli, terutama menyangkut ke amanan kesiapan Kapolres menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru yang akan mendatang.

Masalah anggka kasus Covid-19 di Kabupaten Tolitoli, juga menjadi pembahasan, karena sampai saat ini Kabupaten Tolitoli masih berada di peringkat 4 dari bawah dari 13 Kabupaten di Provinsi Sulteng.

Kapolres Tolitoli, AKBP Budi Batara Pratidina dalam pertemuan itu mengatakan, dengan 419 personil yang ada di Polres Tolitoli akan siap mengamankan jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kapolres mengakui, Tolitoli memang masih berada di peringkat 4 dari bawah terkait angka Covid-19 dikarenakan masih belum tercapainya angka vaksinasi yang ada di Kabupaten Tolitoli.

Menurut Kapolres, stok vaksin yang kurang disuplai ke Kabupaen Tolitoli menyebabkan angka level di Tolitoli belum turun.

Olehnya, Kapolres Tolitoli berharap agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dapat segera memabantu menyuplai vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tolitoli agar tercapai target yang diinginkan.

Dalam pertemuan ini, Kapolres menyatakan adanya potensi nilai tambang hasil bumi yang ada di Kabupaten Tolitoli yang sampai saat ini belum dapat di kelolah karena akses jalan yang sama sekali belum memadai.

Kapolres berharap, ini akan menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya provinsi.

Dalam pertemuan ini, juga membahas tentang perusahaan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Tolitoli yang di kelolah oleh perusahaan Sona Clean dan CMP dimana lahan plasma masyarakat yang belum dibayarkan haknya, tetapi perusahan mengaku sudah dibayarkan dan menurut.

Kapolres menyatakan bahwa SKPT-nya saat ini, masih mengalami tumpang tindih dan itu menjadi masalah, karena pihak yang diberikan dana untuk membayar telah meninggal.

Masalah lain yang dibahas yakni banjir dan jalan penghubung dari Provinsi ke kabupaten khususnya di daerah yang sudah hampir memasuki Kota Tolitoli yakni di desa Bambuan, Kecamatan Lampasio.

Kapolres berharap, kiranya Anggota DPRD Sulteng dapat membicarakan juga hal ini di tingkat provinsi agar dapat terealisasi percepatan pekerjaan jalan tersebut.

Dalam pertemuan ini, Hasan Patongai mengaku sudah melihat langsung dan telah bertemu langsung dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum yang juga telah melihat lokasi tersebut.

Dinas PU berencana akan menimbun jalan tersebut, sehinggah dapat mencegah meluapnya air dari daerah rawa yang ada di sekitaran jalan Desa Bambuan ke atas jalan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.