Ahmad M Ali : Usia Hanya Dalam Persyaratan Lomba Tebing, Pemimpin Harus Punya Gagasan dan Pengalaman

oleh -
Wakil Ketua Umum Nasdem, Ahmad M.Ali bersama calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Rusdy-Ma'mun. FOTO : MIFTAHUL AFDAL/SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem), Ahmad M Ali menanggapi issu yang di lekatkan kepada pasangan Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah (Sulteng) sekaitan dengan usia.

Ahmad M Ali mengungkapkan, bahwa usia hanya dalam persyararan lomba panjat tebing yang butuh fisik yang kuat, sementara dalam kepemimpinan yang dibutuhkan adalah pemimpin yang punya gagasan dan pengalaman.

“Usia yang saya tau itu yang dipersyaratkan hanya pada lomba panjat tebing. Kalau lomba panjat tebing, lari maraton dan panjat pinang, nah itu biasanya anak-anak muda, tapi kalau pemimpin itu yang kita butuhkan orang yang punya gagasan, pengalaman dan kami tidak mau dengan pemimpin yang baru mencoba-coba,” tegas Ahmad M Ali, saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan usai deklarasi Barisan Relawan Cudi – Ma’mun Amir (BARACUDA), di Best Western Hotel Kota Palu, Minggu (20/09/2020).

Ketua Fraksi NasDem DPR RI itu menyebut, jika baru satu dua bulan jadi pejabat, kemudian dianggap itu matang. Namun bagi NasDem bersama koalisinya, pemimpin itu merupakan orang yang bijak, mampu melahirkan kesejahteraan untuk rakyat dan tidak di kualifikasikan dengan umur, atau secara biologisnya, tapi harus memiliki ideologis.

“Kita tidak mau terjebak dengan diskusi diksi yang seperti itu. Jadi pasangan Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir akan berbicara mengenai kapasitas, kamampuan dan pengalaman,”sebutnya.

Dia juga menambahkan, dalam koalisi Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir tidak diperbolehkan untuk mengutak-atik program pasangan lainnya.

“Di tim ini diintruksikan untuk tidak mengkoreksi program pasangan lain, karena semua manusia tidak ada yang sempurna. Dengan kelemahan itu, maka kita dalam koalisi Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir bergabung untuk menutupi kelemahan, jadi jangan merasa bahwa dirimu yang pantas untuk memimpin, tapi biarlah masyarakat yang menentukan,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *