80.544 Warga Kota Palu Sudah Divaksin

oleh -
Wakil Walikota Palu, dr. Reny A. Lamadjido saat mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual bersama Gubernur provinsi Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura bertempat di Command Center Kota Palu, Senin, (5/7/2021). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wakil Walikota (Wawali) Palu, dr. Reny A. Lamadjido mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual bersama Gubernur provinsi Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura bertempat di Command Center Kota Palu, Senin, (5/7/2021).

Dalam kesempatan ini, Wawali Reny melaporkan beberapa hal terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Palu kepada Gubernur Sulawesi Tengah.

Wawali mengatakan, upaya yang dilakukannya saat ini yaitu melaksanakan vaksinasi secara masif yang dikoordinir oleh Camat se-kota Palu.

“Capaian kami tentang vaksinasi sudah mencapai 80.544 masyarakat yang sudah divaksinasi dari sasaran 292.155 masyarakat,” katanya.

Percepatan terhadap vaksinasi ini dilakukan dengan mewajibkan setiap OPD di lingkup Pemerintah kota Palu untuk mendatangkan 1.000 masyarakat untuk divaksin dalam pekan ini.

Selain itu, para Camat juga diwajibkan dalam pekan ini 80 persen masyarakatnya sudah harus divaksin.

Selanjutnya, upaya lain yang dilakukan oleh Pemerintah kota Palu dalam menekan angka penyebaran Covid-19 yaitu Operasi Yustisi.

Wawali Reny mengatakan operasi tersebut dilakukan sebanyak tiga kali sehari dengan membagi tiga tim untuk menyasar tempat umum dan tempat usaha masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan.

Kemudian, semua Satgas Covid-19 tingkat kelurahan dan kecamatan yang melibatkan Satgas K5, Lembaga Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat untuk lebih intens melaksanakan Operasi Yustisi di wilayahnya.

“Operasi Yustisi harus teradministrasi dan terdokumentasi dengan baik dan harus dilaporkan kepada Wali kota melalui Sekretaris Daerah kota Palu,” jelasnya.

Selain itu, pemberlakukan zonasi Covid-19 di setiap kelurahan, khusus zona merah, lurah tidak akan memberikan izin pelaksanaan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

“Setiap kegiatan yang menimbulkan kerumunan, harus mengajukan izin kepada Satgas penanganan Covid-19 kota Palu,” katanya.

Wawali Reny juga menyatakan pihaknya telah menambah tempat tidur di RSUD Anutapura Palu dari 65 tempat tidur menjadi 154 tempat tidur sebagai antisipasi meningkatnya kasus Covid-19.

Ia meminta kepada Gubernur Sulawesi Tengah agar melakukan pengadaan vaksin untuk masyarakat sebagai antisipasi menipisnya stok vaksin.

“Kami berterima kasih kepada pihak Polres dan Kodim yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi di kota Palu,” imbuhnya. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *