350 Calon PPK di Parimo Ikut Tes Tertulis

oleh -

Ketua KPU Parigi Moutong, Abdul Chair saat menyampaikan sambutan sebelum pelaksanaan tes tertulis, Minggu (2/2/2020). FOTO : ABDUL RIFAI/SULTENGNEWS.COM

PARIGI MOUTONG, SULTENGNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah melakukan seleksi tulis calon Panitia Penyelengara Kecamatan (PPK) di Kabupaten Parigi Moutong dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng tahun 2020.

Seleksi tulis badan ad hock itu dilaksanakan pada Minggu, (02/02/2020) dari jam 10.00 sampai 12.00 Wita di SMA Negeri 1 Parigi yang diikuti 350 Calon PPK dari 23 Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong yang dinyatakan lulus seleksi Administrasi pada tanggal 30 Januari 2020.




Ketua KPU Parigi Moutong, Abdul Chair, S.Pd.I. sesaat sebelum ujian dilakukan dalam sambutannya menyampaikan bahwa seleksi tulis calon PPK kali ini berbeda dengan tes tulis Bawaslu, dikarenakan minimnya fasilitas yang ada, sehingga untuk tes tulis PPK yang dilaksanakan KPU masih menggunakan sistem Manual. Namun ia optimis bahwa KPU Parimout bisa menghasilkan para penyelenggara terbaik untuk masuk ke sepuluh besar.

“Untuk seleksi tes tulis kali ini memang kita agak lain dari Bawaslu. Kalau Bawaslu mengadakan tes CAT, sementara kita masih manual, karena sekolah yang kita pakai masih minim fasilitas. Namun Insya Allah, kami berusaha semaksimal mungkin untuk menghasilkan dan menampilkan yang terbaik untuk masuk ke sepuluh besar,” terangnya.

Dia menjelaskan, tes tertulis calon PPK yang dilaksanakan adalah bahagian dari tahapan pembentukan PPK yang sebelumnya diawali dari seleksi administrasi dan dari tahapan tersebut, KPU Parimout telah membuka layanan berupa masukan dan tanggapan masyarakat tentang calon PPK yang dinyatakan lulus seleksi administrasi mulai dari tahap pengumuman seleksi administrasi sampai pada seleksi wawancara selesai dan kemungkinan besar akan ada peserta yang gugur apabila dari hasil masukan dan tanggapan masyarakat itu terbukti.

“Ini tahap kedua, kami telah umumkan seleksi awal yaitu seleksi administrasi. Alhamdulillah bapak Ibu lulus. Selanjutnya, kita akan masuk dalam seleksi tulis untuk menentukan satu sampai sepuluh yang itu nantinya akan masuk pada seleksi wawancara. Tetapi dalam seleksi tulis dan wawancara ini, ada masukan dan tanggapan masyarakat, sehingga tidak menutup kemungkinan ditanggapan masyarakat itu juga ada hal-hal yang mungkin bisa menyebabkan peserta gugur dengan sendirinya apabila terdapat bukti-bukti yang kuat,” jelasnya.




Dikesempatan itu juga Abdul Chair menyampaikan kepada peserta untuk optimis mengikut ujian, berjuang secara maksimal, tetap semangat, serta tidak mempercaiyai isu-isu mengenai adanya peserta yang sudah dibekingi orang dalam atau sudah dipastikan lulus jadi PPK.

Abdul Chair memastikan, akan mengikuti aturan yang ada dengan melihat kemampuan, pengalaman serta menyampaikan bahwa calon PPK yang mampu bekerja sepenuh waktu yang akan diluluskan dan berusaha semaksimal mungkin untuk menghasilkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang mempunyai integritas yang baik.

“Saya minta kepada semua peserta optimis untuk ikut berjuang, semangat, tidak ada seperti isu-isu yang bahwa ini orangnya ini, siini orangnya siini, itu tidak ada. Yang pasti kami mengikuti aturan yang ada bahwa siapa yang mempunyai kemampuan dan mempunyai pengalaman, serta mampu bekerja sepenuh waktu itu yang akan kami luluskan,” ujarnya memberi semangat kepada semua peserta tes tulis.




“Insya Allah kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghasilkan Panitia Pemilihan Kecamatan yang mempunyai integritas yang baik. Saya juga berharap kepada teman-teman untuk betul-betul berusaha, jangan ada yang beranggapan saya dekat dengan orang tertentu. Kedekatan hanya sebatas kedekatan dan saya juga yakin diantara peserta ini ada keluarga saya, tetapi saya tidak pernah ketemu untuk memberikan harapan kepada mereka, silahkan berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan bapak – bapak, ibu-ibu,” tutupnya. FIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *