20 Siswi Jurusan Asisten Keperawatan SMKN 4 Palu Magang di Yayasan Alkautsar Palu

oleh -
20 Siswi SMK Negeri 4 Palu bersama dengan guru pendamping. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sebanyak 20 siswi kelas 11 jurusan Asisten Keperawatan magang selama satu bulan di Yayasan Alkautsar Palu, dalam rangka mengimplementasikan ilmu yang sudah diterima di sekolah selama ini.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Palu, yang beralamat di sekitar jalan Totosi Nomor 8 kelurahan Duyu, kecamatan Tatanga, kota Palu, setiap tahunnya mengabdikan ilmunya di yayasan Alkautsar Palu, salah satu Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang membina anak-anak panti asuhan dan Lanjut Usia (LANSIA), di kota Palu, provinsi Sulawesi Tengah.

Anita, guru pendamping dengan ditemani Wirda (guru pendamping), mengatakan, sebanyak 20 siswi kelas 11 jurusan Asisten Keperawatan, nantinya akan mengamalkan ilmunya selama magang satu bulan di Yayasan Alkautsar Palu.

Menurutnya, hal ini dilakukan karena selama ini SMK Negeri 4 Palu setiap tahunnya telah melakukan kerjasama dengan pihak Yayasan Alkaustsar Palu, untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diajarkan di sekolah kepada seluruh siswa-siswinya, untuk bisa diterapkan kepada anak-anak panti asuhan dan terkhusus kepada para Lansia binaan Yayasan Alkautsar Palu.

“Tahun ini sebanyak 20 siswi kelas 11 jurusan Asisten Keperawatan magang atau PPL lah di Yayasan Alkautsar Palu,” ungkapnya kepada SultengNews.com, Senin (4/4/2022) pagi.

“Mereka akan menerapkan seluruh ilmu yang sudah diajarkan di sekolah termasuk bagaimana cara menghadapi orang yang sudah lanjut usia. Insya Allah mereka menyesuaikan sebagaimana kakak-kakak kelasnya sebelumnya yang telah lebih dahulu magang disini,” sambung dia.

Selama magang di Yayasan Alkautsar Palu, karena waktunya hanya dibatasi selama satu bulan saja, yang dimulai dari hari Senin (4/4/2022) dan berakhir pada akhir bulan April, tahun ini.

“Satu bulan saja mereka magang, pas di bulan Ramadhan kali ini,” sebutnya.

“Jadi seperti biasanya, ke 20 siswi itu dibagi menjadi dua shift, shift pertama sebanyak 10 siswi setiap pagi datang sampai pukul 13.00 Wita siang, kemudian diganti dengan shift kedua sampai dengan pukul 19.00 Wita malam,” katanya menambahkan.

“Jadi mereka dibagi dua shift, dan mereka harus ada di Alkautsar setiap hari sekolah. Kalau hari libur mereka tidak masuk,” katanya.

Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh siswi yang ikut magang di Yayasan Alkautsar Palu, agar benar-benar mengabdikan dirinya selayaknya berada di rumah sendiri, melakukan tugas sesuai dengan arahan dan petunjuk yang sudah disampaikan oleh pihak sekolah.

“Kita harapkan semua siswi bisa bekerja sesuai dengan maksimal serta sesuai dengan harapan bersama dari pihak sekolah maupun Yayasan Alkautsar Palu,” ujarnya.

“Mereka setiap harinya pasti membuat laporan tentang kegiatan selama di yayasan Alkautsar Palu. Jadi, seutuhnya bisa terpantau dari pihak yayasan, begitupun sebaliknya akan terpantau dari laporan yang ada dan disetor kepada pihak sekolah setelah selesai magang,” tutupnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.