2 September 2020, Hidayat – Bartho Mengundurkan Diri Sebagai ASN

oleh -
Pasangan Hidayat - Bartho setelah menerima surat keputusan dari PDIP di kantor DPD PDIP Sulteng Jl. Ahmad Yani, Palu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Setelah resmi mendapatkan surat keputusan dari Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju di Pilkada Sulteng pada 9 Desember 2020, Hidayat Lamakarate dan Bartholomeus Tandigala akan segera mundur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Sulteng pada 2 September 2020 mendatang.

Untuk diketahui, Hidayat Lamakarate saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng. Sementara Bartholomeus Tandigala menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng.

“Langkah yang pertama sekali yang akan saya dan Pak Bartholomeus adalah mengundurkan diri dari status kami sebagai ASN dan jabatan saya sebagai Sekda Pemprov Sulteng dan Pak Bartholomeus sebagai Kepala Pelaksana BPBD Sulteng,”ujar Calon Gubernur Sulteng, Hidayat Lamakarate saat konferensi pers di Sekretariat DPD PDIP Sulteng, Jumat (28/08/2020).

Hidayat mengaku, jika tidak ada halangan, maka tanggal 2 September 2020 dirinya bersama Bartholomeus akan mengajukan pengunduran diri sebagai ASN.

“Surat pengunduran diri saya dan Pak Bartholomeus akan di serahkan pada tanggal 2 September langsung kepada Gubernur Sulteng bapak Longki Djanggola,” katanya.

“Tangal 31 September, saya akan menyelesaikan semua proses administrasi dan tanggal 1 September mempersiapkan dokumen untuk keperluan administrasi dalam rangka pendaftaran yang sementara kami persiapkan,” sambungnya.

Dia menegaskan, hal ini menunjukkan dirinya dengan Bartholomeus sudah siap secara lahir batin, sekaligus menjawab keraguan masyarakat dan keraguan teman-teman atas ketidak seriusan untuk maju dalam Pilkada.

“Hari ini saya mengatakan kami serius untuk maju, karena kami serius bekerja untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada pada masyarakat,” tegasnya.

Dia juga menyampaikan, pihaknya akan melakukan deklarasi bersama-sama dengan partai pengusung yakni Gerindra dan PDIP, diikuti PBB dan partai Berkarya.

“Saya juga telah bertemu dengan Sekjen PBB yang sementara mengurus rekomendasinya. Begitu pun dengan partai Berkarya saya sudah melakukan komunikasi dan akan menjadi partai pendukung,” terangnya.

Hidayat juga menambahkan, dirinya dan Bartholomeus akan mendaftar sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng pada 5 September 2020, apabila telah disepakati bersama oleh partai pendukung.

“Untuk pendaftaran di KPU Sulteng, kemarin Pak Prabowo dan Sekjen Ahmad Muzani menyampaikan kepada kami dari Gerindra diagendakan pada tanggal 5 September, akan tetapi masih dikomunikasikan dengan PDIP apakah tanggal 5 disepakati. Setelah deklarasi, kita akan langsung mendaftar di KPU Sulteng,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *