10 Tokoh Sulteng Mengadu ke KSP Terkait Lambatnya Pemenuhan Hak Korban Bencana

oleh -

JAKARTA, SULTENGNEWS.com – Lambatnya pemenuhan hak korban bencana Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) dari pemerintah, mendorong 10 tokoh Sulteng bergerak ke Istana mengadu ke Kantor Staf Presiden (KSP), agar hak-hak korban segera dipenuhi.

“Alhamdulilah, kami rombongan 10 tokoh Sulteng diterima bapak Ifdhal Kasim dan tim hukum KSP,” ujar Ridha Saleh, juru bicara 10 Tokoh Sulteng yang mengadu ke KSP kepada sultengnews.com, Kamis (25/7/2019).

Dikatakan, 10 Tokoh Sulteng mengadu ke KSP guna menyampaikan lambatnya Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulteng dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam memenuhi hak dasar korban yg hingga saat ini sebagian besar masih hidup di tenda-tenda pengungsian.

Menurut Ridha Saleh, dalam pertemuan dengan KSP itu, 10 Tokoh Sulteng menyampaikan sejumlah masalah yang krusial diantaranya; ketidak pastian penangan dan pemenuhan Hunian Sementara (Huntara), Hunian Tetap (Huntap), Jatah Hidup (Jadup) dan dana konpensasi.

Selain itu, buruknya koordinasi dan pendataan korban sehingga menyebabkan ketidak pastian dan pengabaian terhadap hak korban yang menyebabkan harapan hidup para pengungsi semakin buruk, juga dilaporkan oleh 10 Tokoh Sulteng ke KSP.

“Kami mendesak agar KSP segera turun ke lapangan untuk mendorong, mengurai dan mempercepat pemenuhan hak korban serta membentuk satgas percepatan pemenuhan hak-hak korban bencana,” kata mantan komisioner Komnas HAM RI ini.

Menangapi usulan 10 Tokoh Sulteng itu, KSP kata Ridha Saleh berjanji akan segera ke Palu untuk mendorong percepatan pemenuhan hak-hak korban dan segera menyampaikanya kepada presiden.

“KSP setuju dibentuknya satgas percepatan pemenuhan hak korban,” tandas aktivis yang akrab disapa Edang ini. FUL

Berikut 10 Tokoh Sulteng ke KSP :
1. Rusdy Mastura
2. Nurmawati Dewi Bantilan
3. Ichan Loulembah
4. Chalid Mohammad
5. Setiabudi Andi Cella
6. Moh Noor Korompot
7. Ote Abadi
8. Dewi Cahyawati Abdullah
9. Rony Tanusaputra
10.M. Ridha Saleh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *