1.134 Korban Bencana di Palu Akan Segera Menerima Dana Stimulan Tahap Dua

oleh -
Walikota Palu, Drs. Hidayat, M.Si saat memberikan secara simbolis bantuan dana stimulan tahap dua kepada korban bencana di Palu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Jika tidak ada aral melintang, dalam minggu ini Pemerintah Kota Palu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu akan kembali menyalurkan dana stimulan melalui pemberian buku rekening kepada warga penerima yang berhak dan telah terverifikasi melalui TP4 Kota Palu.

Dari informasi yang disampaikan Kepala BPBD Kota Palu, Ir H Singgih Budi Prasetyo bahwa pelaksanaan penyaluran dana stimulan melalui pemberian buku rekening kepada warga yang berhak menerima, telah dilaksanakan di kecamatan Tawaeli belum lama ini dan segera menyusul lagi di tujuh kecamatan lainnya.

Sebanyak 1.134 Kepala Keluarga (KK), telah tersedia buku rekeningnya dan penyalurannya sementara berjalan baik pada saat penyerahan di asrama haji dan di Kecamatan Tawaeli hingga di kecamatan lainnya yang segera terlaksana pada minggu ini.

Selanjutnya, sebanyak 1.340 KK penerima dana stimulan juga segera menyusul untuk diserahkan, karena saat ini prosesnya sudah naik di keuangan tinggal segera dibukakan buku rekening untuk secepatnya disalurkan kepada warga penerima.

“Ada 1.134 KK yang tersedia buku rekeningnya dan penyalurannya berjalan. Sedangkan1.340 KK sementara proses pembukaan rekening di bagian keuangan,” ujar Kepala BPBD Kota Palu.

Dikatakan, warga yang telah dikunjungi oleh tim TP4 dan telah diproses administrasi dalam pembukaan buku rekening, tidak perlu resah sebab dalam minggu ini BPBD Kota Palu segera membagikan buku rekening bank sesuai dengan jumlah warga yang telah tervalidasi dengan baik.

Lebih jauh dikatakannya, tujuan akhir dari dana stimulan ini diberikan adalah untuk memperbaiki rumah masyarakat yang terdampak bencana tanggal 28 September 2018 silam, sehingga bisa ditempati dengan baik.

“Kita punya waktu 6 bulan untuk menyelesaikan 38.805 penyaluran dana stimulan berdasarkan SK Pemerintah Kota Palu,” lanjutnya.

Bahkan Walikota Palu, Drs Hidayat juga menyampaikan agar jangan dihambat penyaluran dana stimulan tahap II ini.

“Kalau kita lewat dari jangka waktu 6 bulan yang diberikan, akan susah kita,” ujar Walikota.

Walikota juga berpesan kepada masyarakat agar tidak menghilangkan kwitansi-kwitansi pembelian bahan bangunan ataupun lainnya dalam perbaikan rumah.

“Jangan sampai hilang kwitansi itu. Kedepan akan turun dari pihak kejaksaan maupun kepolisian yang akan mengecek itu,” ujar Walikota. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *