UPBJJ Universitas Terbuka Palu Gelar Seminar Akademik

5 min read
0
163

Ketua Senat Universitas Terbuka, Prof Dr Chanif Nurcholis saat menjadi narasumber pada kegiatan Seminar Akademik. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.com -Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka Palu melaksanakan Seminar Akademik dengan tema “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Pendidikan Dasar pada Era Revolusi Industri 4.0” di Restauran Marannu, Jalan Setia Budi, Palu, Selasa (10/9/2019).

Direktur UPBJJ UT Palu, Wijanarko (kanan) saat menyerahkan cinderamata kepada Sekdaprov Sulteng, H M Hidayat Lamakarate. FOTO : IST

Seminar akademik yang menghadirkan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si serta Ketua Senat Universitas Terbuka, Prof Dr Chanif Nurcholis MSi selaku narasumber ini diikuti sebanyak 425 mahasiswa UPBJJ UT Palu yang merupakan peserta Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) UPBJJ UT Palu yang dilaksanakan Rabu (11/9/2019).

Direktur UPBJJ UT Palu, Wijanarko SP MSi dalam sambutannya menyampaikan, seminar akademik merupakan satu rangkaian dalam pelaksanaan UPI yang rutin digelar UPBJJ UT Palu. Sekaitan dengan era revolusi industri 4.0, Wijanarko menyebut, sedikitnya ada lima ciri revolusi industri 4.0.

Yang pertama Big Data. Kedua, Smart Factory. Ketiga, Cyber Phisycal System. Keempat, Internet of Think (IoT) serta yang kelima yakni interoperabilitas.

“Berdasarkan ciri itu, maka guru sebagai elemen penting pendidikan negeri ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensinya sehingga menjadi guru yang profesional di era revolusi industri 4.0 ini,” ucap Direktur UPBJJ UT Palu, Wijanarko saat menyampaikan sambutan di hadapan seluruh peserta seminar akademik.

Merujuk penelitian yang dilakukan M Anwar Nurkholis dan Badawi, seorang guru kata Wijanarko di era revolusi industri 4.0, sedikitnya harus memiliki 5 kompetensi yakni educational competence yakni kompetensi mendidik dengan pembelajaran berbasis IoT. Kedua ialah competence of technological commercialization yakni mampu mendidik siswa memiliki sikap kewirausahaan. Ketiga, competence in globalization yakni tidak gagap budaya, dan memiliki kecakapan memecahkan masalah. Keempat, competence in future strategies yakni mampu memprediksi dengan tepat apa yang akan terjadi di masa depan dengan beragam strateginya. Serta kelima counselor competence yakni menjadi pendidik yang berperan sebagai konselor bagi anak didiknya.

“Saya yakin mahasiswa UT memiliki kompetensi sebagaimana yang saya sebutkan. Karena memang mahasiswa UT telah dididik menjadi manusia yang siap bersaing dalam era revolusi industri. Bagaimana tidak, mahasiswa UT sejak awal sudah dikenalkan dengan beragam media pembelajaran online, seperti registrasi online, buku digital, e library, dry lab, tutorial online, portal guru online dan sebagainya. Artinya mahasiswa UT tidak gamang dengan yang namanya teknologi komunikasi. Dan saya yakin lulusan UT dapat berdaya saing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya di era revolusi industri 4.0 ini,” tandasnya.

Suasana Seminar Akademik yang dilaksanakan UPBJJ UT Palu jelang pelaksanaan UPI berlangsung meriah. FOTO : IST

Ketua Panitia, Yuyun Yunita Puspa S.Sos MIKom menyebut UPI tahun ini sangat istimewa karena dihadiri langsung Ketua Senat Universitas Terbuka, Prof Dr. Chanif Nurcholis M.Si. Yang tidak kalah istimewanya sebab Prof. Chanif kata Yuyun berkesempatan menjadi narasumber dalam seminar akademik yang diikuti seluruh peserta UPI.

“Kami bangga karena peserta UPI bisa mendapatkan ilmu langsung dari beliau yang kami juluki sebagai ‘Bintang Pena’. Serta dikolaborasikan dengan narasumber yang juga istimewa yakni Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr H M Hidayat Lamakarate MSi yang dijuluki ‘Mutiara Khatulistiwa’. Dua narasumber pada seminar akademik ini sangat spesial dan istimewa,” pungkasnya. NAL

Load More Related Articles
Load More In Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Dana Bantuan Gempa Untuk Pembangunan Sekolah di Parimo Dicairkan

Para pekerja saat melakukan penggalian pondasi pembangunan sekolah di Desa Paranggi. Bantu…