Home Pendidikan Tujuh Poin Kralifikasi Keracunan Siswa SD IT Al-Fahmi

Tujuh Poin Kralifikasi Keracunan Siswa SD IT Al-Fahmi

4 min read
0
660

Keterangan Foto :

Para siswa SD IT Al-Fahmi saat dirawat di Rumah Sakit usai menyantap nasi goreng di sekolahnya pada 4 Desember 2017 lalu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.com – Langkah Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk meminta klarifikasi terkait keracunan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT) Al-Fahmi pada 4 Desember lalu berjalan lancar.

Pertemuan yang dilaksanakan di kantor Ombudsman Perwakilan Sulteng di Jalan RA Kartini Palu itu, dihadiri semua pihak terkait diantaranya Balai POM, pihak LAB Kesehatan Daerah, pihak Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Perwakilan Reskrim Polresta Palu, BPJS Kesehatan Cabang Palu, Yayasan Sekolah IT Al-Fahmi, Komite SD IT Al-Fahmi, Pihak Sekolah SD IT Al-Fahmi dan Perwakilan Ombudsman Sulteng sendiri.

Setelah melakukan petemuan tertutup selama kurang lebih empat jam, akhirnya klarifikasi dari semua pihak itu menghasilkan tujuh poin yang masing – masing ditandatangani tiap perwakilan. FUL

Berikut Poin – Poin Hasil Rapat Klarifikasi Terkait Keracunan di SD IT Al – Fahmi di Kantor Ombudsman Perwakilan Sulteng :

  1. Dinas Kesehatan Kota Palu menyatakan bahwa kejadian keracunan pada siswa – siswa Sekolah IT Al-Fahmi pada tanggal 4 Desember 2017 merupakan bukan kejadian luar biasa (KLB).
  2. Kasatreskrim Polresta Palu setelah melakukan penyelidikan menemukan bahwa sampai saat ini dari sekolah belum pernah mendapatkan pengawasan khusus uji Gizi terkait dengan penyediaan boga pada sekolah.
  3. Pihak BPOM dan Laboratorium Kesehatan Daerah menyatakan belum bisa mengeluarkan hasil identifikasi dari sampel – sampel yang telah diambil karena memang proses pengujian masih berjalan dan belum selesai.
  4. Pihak Yayasan Sekolah IT Al-Fahmi menyatakan bahwa kejadian ini merupakan koreksi bagi sekolah dan sebagai langkah antisipatif untuk sementara siswa – siswa disarankan membawa makanan sendiri dari rumah.
  5. Kepala SD IT Al-Fahmi menyatakan akan sepenuhnya bertanggungjawab atas kejadian ini dan akan membiayai semua biaya kesehatan yang tidak punya kartu JKN-KIS.
  6. Komite Sekolah mewakili para orang tua wali murid menyatakan bahwa pihak sekolah harus aktif mengevaluasi keadaan kebersihan di sekolah.
  7. BPJS Kesehatan menyatakan sudah mengkoordinasikan kepada seluruh Rumah Sakit untuk mengeluarkan SEP bagi pasien yang mempunyai kartu JKN – KIS aktif.

Tujuh kesepakatan ini, ditandatangani 10 perwakilan yakni :

  1. Kepala Balai POM, Syafriansyah
  2. LAB Kesehatan Daerah, Syarifa Nurul A.
  3. Dinas Kesehatan, dr. Rohmat
  4. Dinas Pendidikan, Fatmah Lahasan
  5. Perwakilan Reskrim Polresta Palu.
  6. BPJS Kesehatan Cabang Palu, dr. Inrie L
  7. Ketua Yayasan Sekolah IT Al-Fahmi, Mahmud Yunus
  8. Ketua Komite SD IT Al-Fahmi, Moh. Rizal
  9. Kepala Sekolah SD IT Al-Fahmi, Rahmawati O
  10. Ombudsman Sulteng, M. Faisal
Load More Related Articles
Load More In Pendidikan

Check Also

MTs Alkhairat Keluhan Baru Utamakan Akhlak Ketimbang Nilai

Keterangan Foto : Kepala MTs Alkhairat Kelurahan Baru, Wardah S.Pd TOLITOLI, SULTENGNEWS.c…