Ternyata 72 Persen PNS dan 78 Persen Karyawan BUMN Pilih Prabowo – Sandi

5 min read
0
329

JAKARTA, SULTENGNEWS.com – Kepala Staf Kepresidenen, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyampaikan pernyataan mengejutkan dengan menyebut bahwa 72 Persen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 78 Persen Karyawan BUMN memilih pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, bukan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

“Dibilang mengerahkan BUMN. Tahu enggak (karyawan) BUMN yang memilih 02 itu berapa..? 78 Persen. Dibilang mengarahkan ASN. Tahu enggak 72 persen ASN memilih 02,” ujar Moeldoko dihadapan sejumlah wartawan di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (28/5/2019) sebagaimana dilansir Tribun-Timur pada Rabu, 29 Mei 2019.



Moeldoko mendasarkan pernyataannya tersebut, berdasarkan beberapa fakta yang sudah banyak dilansir berbagai media yang menyebutkan bahwa pasangan nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin kalah di beberapa TPS kompleks ASN, militer dan BUMN.

Sayangnya, Moeldoko tidak menyampaikan dari mana diperoleh data yang menyebutkan 78 Persen Karyawan BUMN serta 72 Persen ASN memilih pasangan nomor urut 02.

Kunci Kemenangan Jokowi – Ma’ruf

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Denny JA menyampaikan, ada beberapa kunci kemenangan pasangan 01, Jokowi – Ma’ruf Amin sehingga mengalahkan pasangan 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

“Banyak alasannya, karena pasangan ini berhasil menumbuhkan militansi tiga segmen pemilih yang sangat besar sumbangannya bagi kemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin,” kata Denny JA dalam jumpa pers di kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019) lalu.

Pertama, segmen pemilih minoritas. Pada segmen ini memang jumlahnya hanya berkisar 10 – 11 persen dari jumlah penduduk Indonesia, tapi di segmen ini pasangan nomor urut 01, Jokowi – Ma;ruf Amin berhasil menang telak.

Menurut Denny JA, pasangan nomor urut 01, berhasil meyakinkan kelompok minoritas bahwa mereka dating untuk menegaskan kembali spirit pendiri bangsa yang melindungi kelompok minoritas.

Kedua, yang menyebabkan pasangan nomor urut 01 menang, adalah segmen wong cilik. Siapa saja wong cilik ini..? Wong cilik adalah pemilih yang penghasilannya 2 juta kebawah. Data BPS dan data Survey LSI Denny JA menunjukan jumlah wong cilik mencapai 50 persen dari jumlah populasi.

Kelompok wong cilik inilah penentu terbesar kemenangan pasangan monor urut 01, karena jumlah mereka sangat banyak. Menurut Denny JA, mereka ini pendidikannya paling tinggi SD, SMP sedikit SMA dan tinggal di desa – desa pada umumnya.

“Mereka tidak tersentuh media social. Dari semua percakapan riuh rendahnya media social tak menyentuh mereka. Mereka menonton TV program hiburan. Riuh rendahnya politik Jakarta dan elit politik tak menyentuh mereka,” papar Denny JA.

Kelompok wong cilik ini, dipuaskan oleh program populis Jokowi seperti pembagian sertifikat tanah gratis, pembagian keluarga harapan, hingga pembagian kartu sehat. Program populis ini lah yang membuat mereka sangat militant terhadap Jokowi.



Ketiga, segmen pemilih muslim kalangan Nahdatul Ulama (NU). Segmen pemilih muslim di Indonesia, mencapai 85 persen dari total populasi. Dari jumlah tersebut, pemilih muslim hamper mayoritas dari kelompok NU yang selama ini memang mendukung Jokowi.

“Tiga segmen inilah yang susah disentuh Prabowo – Sandi; minoritas, wong cilik NU. Aneka manuver segala hal susah sekali menyentuh mereka. Ini pesan yang sangat keras dari para pemilih bahwa Jokowi – Ma’ruf diinginkan rakyat,” tutupnya. FUL/TRT

Load More Related Articles
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

SPS Desak Menkeu Bebaskan Pajak Kertas

JAKARTA, SULTENGNEWS.com – Upaya Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat untuk memperjua…