Sekolah Dilarang Melakukan Perpoloncoan Kepada Siswa Baru

2 min read
1
153

PALU, SULTENG NEWS.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Kepala Bidang Pembinaan SMA, Muhlis, S.Pd, M.Si menghimbau kepada semua sekolah yang melakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), agar tidak melakukan kekerasan atau istilah umumnya perpoloncoan kepada para calon siswa.

“Bagi sekolah yang melanggar aturan, serta melakukan masa pengenalan sekolah dengan bentuk kekerasan atau perpoloncoan, maka sekolah tersebut siap akan menerima sanksi,” ujar Muhlis kepada sultengnews.com di ruang kerjanya, Senin (8/7/2019).



Dikatakan, masa pengenalan lingkugan sekolah sengaja dibuat, supaya siswa mengenal dimana dirinya belajar dan beraktifitas, serta bertujuan agar siswa dapat saling berinteraksi dengan siswa – siswi lainnya juga dengan para guru.

Menurutnya, sekolah tidak boleh mempersulit siswa dengan menugaskan para siswa untuk mengenakkan atribut – atribut yang sama sekali tidak memiliki nilai pendidikan.

Dia menekannya, bahwa semua sekolah dibawah naungan dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulteng, sudah harus memulai kegiatannya pada Senin 8 Juli 2019. Jika terdapat laporan, ada sekolah yang masih libur akan dikenai sanksi tegas.

“Bagi guru yang memiliki status PNS, tidak hadir pada hari pertama sekolah langsung mendapatkan sanksi berupa teguran pertama. Jika masih belum hadir, maka akan mendapat sanksi sebagaimana yang diatur pada PP Nomor 53 terkait disiplin pegawai negeri,” tegasnya. NAL

Load More Related Articles
Load More In Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Peduli Pendidikan, Unit Tractors Bangun 10 Sekolah Tahan Gempa

Direktur United Tractors Tbk di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu Ansyar Sutiadi …