Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi Akan Terintegrasi Dengan Sekolah di Kota Palu

4 min read
0
264

Keterangan Foto :

Pencetus sekaligus Penggagas Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi, Ridha Saleh atau yang akrab disapa Edang saat melakukan sosialisasi kepada warga setempat. FOTO : MAHFUL/SN   

SIGI, SULTENGNEWS.com – Konsep sekolah Alam yang digagas mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Ridha Saleh, rencananya akan terintegrasi dengan beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kota Palu.

“Nanti kita akan buat MoU dengan Dinas Pendidikan Kota Palu, sehingga sekolah – sekolah yang akan di Palu akan terintegrasi dengan sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi ini,” jelas Ridha Saleh saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat Dusun Lambara, Desa Daenggune tempat dibangunnya sekolah alam itu, Jumat (2/3/2017).

Suasana di lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi, yang mulai dikunjungi anak – anak dan warga sekitar untuk menikmati fasilitas yang sudah terbangun seperti kolam permandian. FOTO : MAHFUL/SN

Dikatakan, semua sekolah dasar di Kota Palu rencananya akan mendapatkan jadwal belajar di sekolah alam “Awan Hijau” Kamalisi dengan konsep belajar mengenal dan bersahabat dengan alam. Para siswa nantinya akan diberikan penjelasan dulu dalam ruangan kurang lebih 30 menit, setelah itu akan diarahkan ke alam dengan belajar berkebun, menanam padi, memelihara ikan serta kegiatan pertanian lainnya.

Setelah itu, para siswa akan diarahkan mandi dan berenang di kolam yang akan disediakan dengan ukuran kurang lebih 8 x 8 meter persegi.

“Dengan belajar menanam di kebun seperti sayur – sayuran dan menanam padi, para siswa sesungguhnya sedang diajarkan sebuah karakter untuk mengenal dan memahami betapa susahnya bekerja, sehingga mereka akan terbentuk menjadi orang yang menghargai pekerjaan para petani serta tidak memandang rendah pekerjaan itu dan menghargai hasil perkebunan itu,” terang pria yang akrab disapa Edang ini.

Nampak anak – anak di Dusun Lambara, Desa Daenggune, Kabupaten Sigi saat menikmati suasana di lokasi Sekolah Alam “Awan Hijau” Kamalisi. FOTO : MAHFUL/SN

Karena itu lanjutnya, konsep sekolah alam “Awan Hijau” Kamalisi ini, sesungguhnya mengajarkan dan membentuk karakter para anak didik, karena mereka akan mempraktikannya secara langsung seperti menanam rica, bawang, sayur – sayuran dan padi, sehingga mereka tidak hanya mengetahui cara menanam tapi juga menghargai hasilnya.

“Insya Allah, semua sarana seperti kolam, kebun dan sawah akan kita sediakan. Selain itu, meraka juga akan diajarkan game – game yang tujuannya untuk menggali dan mengasah pengetahuan para siswa/siswi nantinya,” kata Edang.

Diakhir sosialisasi itu, Edang meminta kepada masyarakat setempat untuk mendukung dan membantu serta menjaga keamanan sekolah alam tersebut, karena tanpa partisipasi masyarakat, konsep sekolah alam itu tidak akan berjalan efektif.

“Saya minta kepada semua warga, agar kiranya dapat membantu pembangunan sekolah alam ini, sehingga bisa selesai sesuai rencana. Yang paling penting juga, saya minta agar warga menjaga keamanan sekolah alam ini,” tandasnya. FUL

Load More Related Articles
Load More In Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Pantau UNBK di Sigi

Keterangan Foto : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah  Hj. Zalzulmida A. Djanggo…