POSPERA Pertanyakan Komitmen Investasi Migas di Kabupaten Banggai

2 min read
0
273

DPD POSPERA Sulteng saat melaksanakan seminar nasional revisi Undang – Undang Migas di Banggai bertempat di Gedung Nasional Kota Luwuk, Rabu (7/3/2018) lalu. FOTO : IST  

PALU, SULTENGNEWS.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pos Perjuangan Rakyat (POSPERA) Sulawesi Tengah (Sulteng), mempertanyakan komitmen sejumlah perusahaan investasi migas di Kabupaten Banggai yang terkesan mengabaikan kondisi masyarakat sekitar pasca konstruksi DSLNG dan Pabrik Amoniak.



“Awal mereka masuk di sana menjanjikan kesejahteraan selangit, tapi fakta hari ini pasca konstruksi justru menggunung angka pengangguran,” kata ketua DPD POSPERA Sulteng, Aim Ngadi kepada sultengnews.com di Palu, Sabtu (13/7/2019).

Menurut Aim, banyak laporan yang disampaikan masyarakat masuk ke POSPERA yang isinya penuh dengan keluhan. Kata Aim, sejak pasca konstruksi banyak masyarakat yang dulu nelayan dan petani beralih jadi buruh kini menganggur setelah pabrik berdiri.

“Kondisi memperihatinkan itu di masyarakat Batui khususnya masyarakat Uso, disana pengangguran meningkat tajam. Tetapi tidak ada strategi pemberdayaan yang menolong mereka keluar dari jeratan kemiskinan,” ujar Aim.

Aim berpendapat, perlu ada evaluasi atas keberadaan investasi migas di Kabupaten Banggai.

Untuk diketahui, sejumlah perusahaan besar melakukan investasi migas di Kabupaten Banggai seperti Mitsubhisi, Medco dan Pertamina. Selain itu di hilir, ada DSLNG dan Panca Amara Utama.

“Harus ada evaluasi menyeluruh terkait dengan kondisi sosial ekonomi di sana khususnya masyarakat Batui,” tuturnya. FUL

Load More Related Articles
Load More In Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Tim Menkopolhukam Minta Segera Rampungkan Data Penerima Stimulan dan Lahan Huntap

Suasana rapat Tim Menkopolhukam yang dipimpin Kolonel Sutikno di Ruang Polibu Kantor Guber…