Petobo Akan Dijadikan Memorial Park

3 min read
0
1,221

Wakil Menteri (Wamen) ESDM, Arcanra Tahar saat meninjau Kelurahan Petobo dan Balaroa. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.com – Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudy Sehendar mengatakan, daerah Petobo akan dijadikan memorial park atau perstiwa bersejarah terjadinya Likuifaksi, sehingga daerah Petobo tidak akan dijaikan hunian lagi.

”Area ini akan mulai ditimbun, untuk dijadikan memorial park dalam bentuk ruang terbuka hijau. Saat ini, kita sedang menunggu bondering areanya,” ujarnya Rudy Sehendra saat mendampingi Wamen ESDM Arcandra Tahar yang mengunjuni daerah Petobo, Kamis (11/10/2018).

Dikatakan, karena daerah Petobo akan dijadikan peristiwa sejarah dan menjadi ruang terbuka hijau, maka masyarakat yang sebelumnya menghuni wilayah itu akan dipindahkan ke hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) yang akan di koordinasikan lagi dengan pemerintah setempat.

Rudy menjelaskan, sebelum terjadinya bencana Likuifaksi di Petobo, beberapa survey telah dilakukan dan hasilnya memang daerah Petobo sangat rawan terjadinya Likuifaksi dan survey tersebut benar adanya.

“Berbagai survey telah kami lakukan, di daerah ini (Petobo) tebal lapisan alluvial hingga 14 meter, dibeberapa tempat kumulatif lapisan pasirnya  hingga 7,2 meter. Itu kami temui di Petobo,” katanya.

Rudy menyebut, dengan kondisi tersebut diikuti pergerakan lumpur, terjadilah semacam turbulensi karena diatasnya ada material/beban, mengakibatkan likuifaksi yang massif.

“Ini sejarahnya merupakan bekas sungai purba dan mengalami pengurukan untuk pemukiman warga. Petobo itu juga merupakan daerah lereng panjang, ketika terjadi likuifaksi, strength – nya hilang” terangnya.

Wakil Menteri (Wamen) ESDM, Arcandra Tahar saat meninjau Petobo dan Balaroa menyampaikan, tim Kementerian ESDM khususnya melalui Badan Geologi akan memetakan kembali daerah yang aman untuk ditinggali di wilayah Palu dan sekitarnya.

“Tim kita akan turun memetakan kembali daerah yang aman untuk ditinggali dan mana daerah yang rawan likuifaksi,” ungkapnya. FUL/*

Load More Related Articles
Load More In Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

PKBI Sulteng Buka Posko Kesehatan di Empat Titik Pengungsian

Direktur PKBI Sulteng, Yospin saat berkoordinasi dengan bidan di Kelurahan Kabonena untuk …