Perawat Harus Menjadi Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

3 min read
0
107

Keterangan Foto :

Sekdaprov Sulteng, Drs Hidayat Lamakarate saat membuka seminar Care Protektif dan Edukatif Perawat. FOTO : IST

PALU,SULTENGNEWS.com – Bertempat di gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada Sabtu (3/3) Sekretaris Daerah (Sekda)  Provinsi Sulteng, Drs. HM Hidayat Lamakarate, MSi yang mewakili gubernur mengatakan bahwa tenaga kesehatan, wabil khusus perawat, merupakan elemen penting dalam melakukan pemerataan pembangunan kesehatan dan berperan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Tenaga kesehatan adalah elemen penting dalam memeratakan pembangunan kesehatan dan berperan esensif sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan keperawatan bagi masyarakat Indonesia dan Sulawesi Tengah pada khusuanya”, kata Sekda Hidayat.

Hal tersebut dikatakannya pada acara seminar keperawatan dalam rangka hari ulang tahun persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI) ke 44 dan sekaligus pula hari ulang tahun gerakan nasional perawat honor Indonesia (GNPHI) Sulawesi Tengah ke 1.

Dalam sambutannya ia berpesan, guna meningkatkan pengetahuan serta adaptasi para perawat dengan berbagai isu strategis seputar kesehatan, profesi serta tuntutan zaman, dihimbau agar para peserta mengikuti dengan baik dan secara seksama apa yang disampaikan nara sumber, agar ilmu yang disampaikan dapat diserap dengan paripurna.

Selain itu Sekda Hidayat memotivasi para peserta agar bangga dengan apa yang menjadi profesinya saat ini, dengan terus meningkatkan wawasan serta pengetahuan, guna menambah kemampuan serta bekerja secara profesional. Sesuai dengan disiplin ilmu yang telah dipelajari selama ini dan juga sesuai dengan regulasi. Para perawat diwajibkan untuk patuh dan taat pada aturan yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 38 Tahun 2014. “Perawat zaman now, saya bangga jadi perawat”, cetusnya.

Kesemuanya menurut Sekda Hidayat, adalah usaha bersama dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing. Dan juga sesuai denga Nawacita Presiden butir kelima, dimana pemerintah menginginkan peningkatan kualitas manusia Indonesia, melalui peningkatan kualitas kesehatan. Yang meliputi tiga pilar pembangunan. Paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional. BAM

Load More Related Articles
Load More In Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga...

Monopoli Harga, TBS Petani Dihargai Rp700

FOTO ; ILUSTRASI PALU, SULTENGNEWS.com – Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan …